Hebat, Awal Tahun Pemda Kobar Memperhatikan BPJS Tenaga Kerja Guru Honorer

0
5
Staff kepesertaan, Muhammad Farayu Nanda yang didampingi oleh Dema Ardhi irvantoro Memberikan Sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan Kepada Guru-guru Honorer Di SDN 2 Karang Mulya, Kecamatan Pangkalan Banteng

Kobar News, Pangkalan Bun – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) bersama BPJS Ketenagakerjaan Pangkalan Bun menggelar Sosialisasi dan Pendaftaran BPJamsostek untuk Tenaga Pengajar Dan Tenaga Kependidikan Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Kotawaringin Barat.

Staf Pelaksana Cabang Dinas Kecamatan Arut Utara, Ica Saat Memberikan Sambutan

Pada kesempatan ini, sosialisasi dan pendaftaran Program BPJS Ketenagakerjaan tersebut diadakan dalam rangka memastikan perlindungan dan kesejahteraan tenaga kerja bagi tenaga pengajar dan kependidikan, di lingkungan Kabupaten Kobar, yang mana saat ini diadakan pada, Selasa (12/01) di ruangan Sekolah SDN 2 Karang Mulya, Desa Karang Mulya, Kecamatan Pangkalan Banteng.

Kegiatan sosialisasi yang diadakan di ruangan Sekolah SDN 2 Karang Mulya ini tetap mematuhi Protokol Kesehatan (prokes) dengan menerapkan 3 M, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan di dalam ruangan pun tidak lebih dari 50 orang.

Kepala Sekolah SDN 2 Karang Mulya, Rusdiansyah, S.Pd. SD mengucapkan terimakasih dan mengapresiasi dengan bantuan yang diberikan oleh Pemda Kobar Dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang sudah bekerjasama dengan BPJS.

“Adanya BPJS ketenagakerjaan yang masuk di wilayah Kecamatan Pangkalan Banteng, apa yang menjadi keinginan dan kerisauan semua guru honorer yang ada disini terjawab, artinya ada jaminan ketenagaan ini ketika melaksanakan aktivitas di luar maupun di sekolah, jadi keselamatan mereka yang bekerja di sekolah maupun melaksanakan tugas di ruangan ini benar-benar ada jaminan dari ketenagaan,” jelas Rusdiansyah yang juga menjabat Ketua PGRI Kecamatan Pangkalan Banteng.

Ia pun sangat mengapresiasi dan sangat mendukung sekali sehingga semua apa yang menjadi keinginan guru honorer ini sudah terjawab, terimakasih kepada bupati juga Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan dengan GTK nya yang sudah memfasilitasi semua ini yang bisa bekerjasama dengan BPJS.

Seraya menambahkan, Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pangkalan Bun I Nyoman Hary Sujana melalui Staff kepesertaan, Muhammad Farayu Nanda yang didampingi oleh Dema Ardhi irvantoro
mengatakan bahwa untuk perlindungan dan kepastian dalam menghadapi resiko kerja bagi guru-guru honorer dan Tenaga Kependidikan memiliki 4 program, Diantaranya Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Pensiun (JP).

“Tetapi untuk tahap awal atau 1 tahun pertama kami memberikan 2 program saja yaitu, JKK dan JKM, dan Kedepannya agar Pemda setempat mendorong supaya guru-guru mempunyai tabungan hari tua pensiun atau JHT dan JP,” tambah Nanda panggilan akrabnya.

Lanjutnya, kecelakaan kerja sebagai salah satu resiko kerja yang sangat mungkin terjadi dimanapun dan dalam bidang pekerjaan apapun, serta akibat kecelakaan kerja bisa bermacam-macam, luka ringan, luka parah, cacat sebagian anatomis, cacat sebagian fungsi, cacat total tetap bahkan juga meninggal dunia, maka dengan mengikutsertakan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan akan mendapatkan manfaat-manfaat Jaminan Kecelakaan Kerja seperti santunan berupa uang dan lainnya.

Sementara itu, di tempat terpisah setelah kegiatan yang dilakukan oleh BPJS Pangkalan Bun bersama perwakilan dari Dinas Pendidikan dan kebudayaan di Kecamatan Pangkalan Banteng lalu dilanjutkan di Kecamatan Arut Utara, Staf Pelaksana Cabang Dinas kecamatan tersebut, Ica mengucapkan bahwa ada beberapa guru honor yang mendaftar, dan dirinya berterimakasih kepada BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pangkalan Bun dan Pemda Kobar.

“Ada beberapa atau sekitar 10 guru honor yang mendaftar, saya ucapkan terimakasih kepada pihak BPJS ketenagakerjaan sudah membantu kami dalam pelayanan ketenaga kerjaan, meringankan beban guru-guru honor atau ketenaga pendidikan yang ada di SD, SMP yang Ada di Kecamatan Arut Utara, dan kami juga mengucapkan terimakasih atas bantuan dari Pemda Kobar bekerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan,” ucap Ica.

Harapan dari semuanya, semoga kesejahteraan dari guru yang ada di Kecamatan Pangkalan Banteng dan Arut Utara ini, yang mana khususnya di Kabupaten Kotawaringin Barat semakin meningkat dan kualitas pendidikan semakin bagus, serta bisa layak seperti PNS lainnya, yang bisa mendapatkan kesehatan, biaya kecelakaan dan lainnya. (Firman/One)

 

TINGGALKAN KOMENTAR