Basarnas Hari Ketiga, Belum Mampu Evakuasi Korban Penambang Sungai Seribu

0
7

Kobar News, Pangkut – Tim Basarnas setelah masuk dalam sumur tambang tempat 10 orang yang tertimbun dikedalaman 65 meter, akhirnya angkat tangan, dengan tidak melanjutkan pencarian, Sabtu (21/11) sampai ada keputusan bersama dari Bupati Kotawaringin Barat (Kobar), Kapolres, Dandim dan pihak lainnya.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Basarnas Kalimantan Tengah, Hariyadi kepada kobarnews.com usai memimpin evakuasi korban penambang di Sungai Seribu RT.06 Kelurahan Pangkut, Kecamatan Arut Utara, Kabupaten Kobar, Kalteng.

Menurut pengakuan Ridwan, anggota Basarnas Pos Pangkalan Bun, bahwa di kedalaman 30 meter sudah tidak bisa lagi badannya masuk lebih dalam lagi, penuh dengan tanah, walaupun ada celah sedikit.

“Tidak mungkin lagi, bisa kedalam, selain tanah juga ada airnya, termasuk bau mayat yang menyengat,” ujar Hariyadi mengutif penyampaian Ridwan.

Untuk itu lanjut Hariyadi, sementara Basarnas menyerahkan kepada pemerintah, dari pada justru yang mengevakuasi yang jadi korban.

Sementara itu, Wakil Bupati Kobar, Ahmadi Riansyah yang berada di lokasi TKP mendapatkan masukan dari Basarnas, Kapolres dan Kepala Pelaksana BPBD Kobar, menyimpulkan kalau sementara ini dihentikan, dan dikoorsinasikan dengan Bupati Kobar untuk langkah selanjutnya. (One)

TINGGALKAN KOMENTAR