Para Ketua Ormas, Pemuda dan Payuguban Memenuhi Aula Polres Kobar, Ada Apa Ya…

0
27

Kobar News, Pangkalan Bun – Bupati Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) Hj. Nurhidayah yang diwakili Asisten ll, Edy Rahman menyaksikan Penandatanganan Nota Kesapahaman (Memorandum Of Understanding) dan deklarasi antara organisasi, komunitas, dan paguyuban bersama Polres Kobar dalam rangka Pilkada Gubernur/Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Tahun 2020 yang aman dan damai di Aula Satya Prabuh Polres Kobar, Jumat (20/11/2020).

Dalam kegiatan ini juga dihadiri Waka Polres Kobar Kompol Boni Ariefianto, Kasdim 1014/Pbn, perwakilan Lanud Iskandar, Kajari Pangkalan Bun, Dandeni Herdiana, SH.MH, Ketua KPU Kobar, Chaidir, tokoh Adat, tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Kapolres Kobar, AKBP Devy Firmansyah melalui Waka Polres, Kompol Boni Ariefianto ketika diwawancarai awak media mengatakan bahwa, pada hari ini melaksakan kegiatan MoU dengan unsur daripada seluruh ketua tokoh, ketua ormas, ketua paguyuban dan ketua komunitas se Kabupaten Kotawaringin Barat.

“Hari ini kita mengadakan MoU dengan seluruh ketua tokoh, melibatkan juga tokoh masyarakat, tokoh adat, dan tokoh agama, untuk bersama-sama menciptakan suasana dan terselenggaranya pilgub yang aman, damai dan sejuk di Kabupaten Kotawaringin Barat,” ujar Waka Polres Kobar, AKBP Boni Ariefianto.

Menurutnya, selain penandatanganan juga, pihaknya mengadakan deklarasi menyamakan persepsi untuk menciptakan suasana yang aman, damai dan kondusif pada Pilgub Kalteng 2020.

Seraya menambahkan, Bupati Kobar melalui Asisten ll, Edy Rahman mengatakan bahwa, pihaknya bersama-sama TNI dan Polri untuk mendukung, keamanan, ketertiban dan kesehatan seluruh masyarakat Kobar.

“Pada pelaksanaan pilkada serentak ini, khususnya di Kalimantan Tengah, kita bersama-sama TNI dan Polri mendukung untuk, keamanan, ketertiban, kesehatan agar terciptanya pilkada yang sukses,” tambah Asisten ll, Edy Rahman.

Pada akhir kegiatan, Kompol Boni menyampaikan pesan dari Kapolres Kobar bahwa, dalam setiap penyelenggaraan terkait kegiatan dalam upaya memutus mata rantai covid 19 dengan mematuhi protokol kesehatan, pihaknya selaku dari aparat penegak hukum, baik dari TNI, Polri, Kejaksaan dan Pengadilan Negeri sudah berkomitmen juga untuk siap melakukan upaya-upaya penegakan hukum dalam melanggar protokol kesehatan, dan lebih khususnya lagi terhadap oknum-oknum yang mencoba mengganggu stabilitas keamanan di wilayah Kabupaten Kotawaringin Barat ini. (Firman/One)

TINGGALKAN KOMENTAR