Mukhtarudin Desak Pemerintah dan DPR Duduk Bareng, Terkait Usulan Pajak Mobil Baru 0%

0
4
Anggota Komisi VI DPR, Drs.H.Mukhtarudin (Foto Istimewa)

Kobar News, Jakarta – Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Mukhtarudin mendesak, pemerintah dan DPR duduk bareng untuk melakukan kalkulasi secara cerma agar industri otomotif bisa  berjalan sebagaimana mestinya terkait usulan Kemenprin meminta pajak 0 % bagi mobil baru.

“Usulan  Kemenperin, jika usulan tersebut dijalankan pemulihan ekonomi di sektor industri otomotif akan jauh lebih terasa dampaknya, karena melibatkan banyak pelaku usaha dalam negeri termasuk sektor IKM,” katanya, Senin (16/11/2020).

Kenyataannya, keinginan itu ditolak oleh Menkeu Sri Mulyani dengan alasan,  Bendahara Negara itu ingin insentif pajak bagi industri diberikan secara luas dan merata.

“Pemberian relaksasi pajak mobil baru ini merupakan upaya menstimulus pasar sekaligus mendorong pertumbuhan sektor otomotif di tengah masa pandemi Covid-19,” katanya.

Mukhtarudin mengatakan, Kemenkeu  sebaiknya  bisa kembali mempertimbangkan dgn melakukan kalkulasi lagi terhadap usulan pemberlakuan pajak nol persen mobil baru tersebut atau memberikan insentif lainnya yang bisa secara langsung dirasakan oleh para pelaku industri otomotif di dalam negeri.

“Dengan bergarak industri otomotif, maka akan mengurangi angka pengangguran. Selain itu, industri-industri kecil dan menengah seperti sparepart mobil atau ban yang terkait dengan otomotif juga akan ikut tumbuh dan berkembang. (*/One)

TINGGALKAN KOMENTAR