KPU Kobar Mengadakan Rapat Kerja Persiapan Sengketa Pelanggaran Pada Pemilihan Gubernur Kalteng 2020

0
16

Kobar News, Pangkalan Bun – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) mengadakan rapat kerja, persiapan sengketa pelanggaran administrasi dan tindak pidana serta sengketa hasil pemilihan Gubernur Dan Wakil Gubernur (pilgub) Kalimantan Tengah Tahun 2020 di Kopi Petik Cafe, Selasa (27/10/2020).

Pudji Suharyanti Plh KPU, Rio Rudianto selaku Divisi Hukum dan Pengawasan KPU bersama serta dari Bawaslu menjadi moderator dan dihadiri oleh beberapa para ketua beserta pengurus Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang ada di Kabupaten Kobar.

Rio Rudianto, Divisi Hukum Dan Pengawasan KPU Kobar mengatakan bahwa, dalam pelaksanaan pilgub berpotensi terjadinya pelanggaran dan sengketa, maka dari itu raker ini diadakan agar semua pihak khususnya petugas yang menangani pemilihan ini dapat memahami dan mengetahuinya.

“Kami sengaja mengadakan rapat kerja ini bertujuan agar semua pihak mengetahui dan memahami tentang pelanggaran, terutama para petugas-petugas yang menangani pilgub ini jangan sampai terkena atau terlibat pelanggaran yang mengarah ke pidana,” ucap Rio Rudianto.

Apabila nantinya ditemui sengketa atau pelanggaran pada pilgub ini, maka akan ditempuh sesuai aturan PKPU dan cara penyelasaiannya KPU akan bekerjasama dengan Bawaslu Kobar. Sedangkan sengketa hasil pilgub nanti penyelesaiannya di Mahkamah Konstitusi (MK).

Seraya menambahkan, Pudji Suharyanti Plh KPU mengatakan bahwa, selain membahas sengketa, pihaknya juga akan mencari cara bagaimana agar dalam pemilihan nanti jumlah pemilih itu bisa diatas 70 persen.

“Kami akan mencari cara untuk meningkatkan jumlah pemilih di Kabupaten Kobar, mungkin dengan gencar diadakannya sosialisasi online yang mana sosialisasi tersebut diadakan oleh bagian divisi sosialisasi terhadap masyarakat karena saat ini dalam keadaan pandemi, dan juga akan dibagi-bagikannya kaos untuk para pedagang kaki lima yang berkeliling dimana dikaos itu akan kami tulis akan ada pemilihan Gubernur pada Tanggal 9 Desember 2020 ini,” tambah Pudji Suharyanti.

Harapannya, pada saat pilgub nanti kedua pasang calon beserta pendukungnya dapat berkerjasama dengan KPU dalam menciptakan pemilihan yang aman dan damai, dan untuk para masyarakat Kobar diharapkan untuk menggunakan hak pilihnya dengan benar, sehingga jangan sampai tidak memililih. (Firman/One)

TINGGALKAN KOMENTAR