Puslitbang Polri Lakukan Penelitian Penggunaan Senjata Api Di Polres Kapuas

0
32

Kobar News, Kuala Kapuas – Polda Kalteng – Kepala Pusat penelitian dan pengembangan (Puslitbang) Polri, Kombes Pol Harvin Raslim, S.H bersama tim mengunjungi Polres Kapuas, Selasa (20/10/2020) pukul 09.30 WIB.

Kunjungan Puslitbang Polri tersebut, untuk melakukan penelitian tentang evaluasi dan standarisasi sistem pengadaan distribusi dan peruntukan senjata api dilingkungan Polri.

Kedatangan Tim Puslitbang disambut Kapolres Kapuas, AKBP Manang Soebeti, S.I.K., M.Si beserta sejumlah pejabat Utama (PJU) dan diikuti oleh responden dari masing-masing satfung pemegang senpi yang berjumlah 35 personil.

Kombes Pol Harvin Raslim, S.H mengatakan, kedatangan tim Puslitnbang Polri untuk melaksanakan supervisi dan evaluasi standardrisasi sistem pengadaan distribusi dan peruntukan senjata api laras pendek dilingkungan Polri.

Menurut Ia, hal itu sesuai dengan amanah Perkap No: 5/2019, tentang susunan organisasi dan tata kerja (SOTK) Mabes Polri, bahwa Puslitbang Polri merupakan unsur pendukung dibidang Penelitian, Pengkajian, dan Pengembangan ditingkat Mabes Polri.

“Salah satu fungsinya, adalah melaksanakan pengawasan dan pemeriksaan terhadap mutu dari materiil dilingkungan Polri. Untuk itu, kegiatan penelitian saat ini merupakan bentuk implementasi dari amanah tersebut untuk mengetahui mutu dari senjata api laras pendek yang digunakan anggota Polri saat ini,” jelas Kombes Pol Harvin.

Sementara itu, Kapolres Kapuas menjelaskan, kedatangan Tim Puslitbang Polri ini dalam rangka melakukan penelitian tentang Evaluasi dan Standardrisasi Sistem Pengadaan Distribusi dan Peruntukan Senjata Api laras pendek dilingkungan Polres Kapuas dan Polres lainya diwilayah Polda Kalteng.

AKBP Manang mengatakan, tujuan dari penelitian Tim Puslitbang Polri, adalah untuk mengetahui permasalahan yang dihadapi terkait mutu dan faktor keamanan personil pemegang senpi.

“Permasalahan yang ditemukan oleh Tim Puslitbang, akan dirumuskan dan direkomendasikan dalam rangka menentukan standarisasi, yang tepat bagi personil pemegang senpi disetiap satfung” pungkasnya. (*/Or)

TINGGALKAN KOMENTAR