Menko Perekonomian, Menteri ATR/BPN dan Wamen Perindustrian Tinjau Lokasi Food Estate di Pulpis

0
104
Menko Perekonomian, Airlangga Sutarto dan Menteri ATR/BPN dan Wamen Perindustrian saat meninjau lokasi Food Estate di Pulang Pisau dan Kapuas

Kobar News, Pulang Pisau – Gubernur Kalimamtan Tengah H.Sugianto Sabran menyambut kedatangan Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Republik Indonesia, Airlangga Hartarto, Menteri Agraria Dan Tata Ruang ATR / BPN, Sofyan Djalil serta Wamen Perdagangan, Jerry Sambuaga dalam rangka kunjungan kerja di Kalimantan Tengah, Sabtu (27/06)

Kedatangan rombongan Menteri kabinet Joko widodo ini ke Kalteng untuk mendukung dan memantau lebih dekat lokasi yang nantinya dijadikan Food Estate, dalam pencanangan sebagai lumbung pangan nasional di Kalimantan Tengah.

Dalam kegiatan ini Gubernur Kalimantan Tengah, SugiantoSabran di dampingi Ketua DPRD  Kalteng, Wiyatno, Kepala Kepolosian Daerah (Kapolda), Irjen Pol.Dedi Prasetyo, Danrem 102 Panju Panjung Brigjen TNI Purwo Sudaryanto, Kajati Kalteng, Mukri dan Perwakilan Kepala Badan Intelijen Negara Daerah (Kabinda) dan jajaran SOPD Provinsi Kalimantan Tengah .

Setiba di Palangka Raya rombonngan menteri melakukan rapat terbatas dengan gubernur dan unsur lainnya. Selesai rapat terbatas rombongan menteri, gubernur, kapolda terbang menuju Desa Belanti II, dan Desa Gadabung Kecamatan Pandih Batu Kabupaten Pulang Pisau .

Setiba di kedua desa tersebut ronbongan di sambut Bupati Pulang Pisau, H.Edy Pratowo, Kapolres AKBP, Yuniar Areofianto Ketua DPRD Pulabg Pisau, Ahmad Rifa’i dan unsur SOPD Pulang Pisau.

Airlangga dalam sambutannya merasa gembira bahwa di desa yang dia kunjungi bebas dari Covid-19 dan bebas dari kebakaran hutan dan lahan serta melihat lebih dekat tentang kesiapan lokasi Food Estate di Kalteng.

Jadi tidak salah permeritah pusat mendorong Kalimantan Tengah khususnya Kabupaten Pulang Pisau beserta Kabupaten Kapuas menjadi lumbung padi nasional. serta akan melaporkan kepada Pesiden, Joko widodo.

Bupati Pulang Pisau, H.Edy Pratowo dalam sambutanya mengatakan bahwa Pulang Pisau siap mensukseskan program katahanan pangan nasional, dan mengharapkan sinerjisitas antara pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi dan permerintah pusat,
Sehingga program ini bisa di optimalisasi dan di kembangkan tidak menutup kemungkinan di daerah lain akan dapat meningkatkan produksi padi.

Edy menambahkan perlu perbaikan dan rehabilitasi jaringan primer, serta jaringan skunder perlu teknologi yang baik, yaitu teknologi buka tutup air, di sebabkan air di daerah ini di pengaruhi masuknya air asin pada musim kemarau.

Menginggat sejak Tahun 1983 jaringan primer dan skunder belum pernah di rehabilitasi, maka dengan perbaikan jaringan irigasi hasil produksi akan bisa meningkat.

Edy berharap program ini bisa segera di laksanakan, dan melalui komitmen yang kuat serta semangat yang kuat untuk bisa mensukseskan program ini, karena program ini yang ditunggu masyarakat dan tentunya memberi manfaat buat Pulang Pisau. (HW/One)

TINGGALKAN KOMENTAR