PGRI Arut Selatan Gelar Peringatan Nuzulul Qur’an Melalui Zoom

0
199

Kobar News, Pangkalan Bun – Keadaan Social Distancing dan Physical Distancing dalam wabah Covid-19 yang tidak memperbolehkan adanya kegiatan dengan mengumpulkan orang banyak, akan tetapi tidak menyurutkan Para guru yang tergabung pada Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Arut Selatan untuk menggelar peringatan Nuzulul Qur’an.

PGRI Arut Selatan dalam memperingati turunnya kitab suci umat Islam itu melalui aplikasi zoom meeting, Rabu (20/05) yang dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kotawaringin Barat (Kobar), Ir.HM.Rosihan Pribadi dan Penceramah seorang Pembantu Rektor IAIN Palangka Raya, Dr.H.Sardimi, M.Ag.

Ketua PGRI Arut Selatan, Drs.Ridwan dalam sambutannya mengatakan bahwa semasa Covid-19 memberikan ruang yang luas kepada guru untuk berinovasi, untuk kreatif agar proses pendidikan tetap terlaksana.

“Para guru harus bisa merubah paradigma pembelajaran yang selama ini dengan tatap muka di ruang kelas maka dengan kondisi Covid-19, teknologi informasi menjadi pilihan kita untuk menunaikan tugas pembelajaran dari rumah secara Daring seperti halnya acara Nuzulul Qur’an malam ini yang dilaksanakan melalui aplikasi Zoom oleh PGRI kecamatan Arut Selatan. Artinya kondisi apapun pendidikan tak boleh berhenti,” ujar Ketua PGRI Arut Selatan.

Kendatipun Covid-19 membatasi ruang gerak dan pertemuan fisik, namun dengan semangat para guru kita bisa menggunakan media zoom ini untuk tetap menyambung silaturrahmi bertegur sapa untuk tugas suci dan mulia.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kabupaten Kotawaringin Barat, Ir.HM.Rosihan Pribadi, M.Si menyampaikan apresiasi kepada pengurus PGRI Arut Selatan yang memanfaatkan momentum bersejarah ini pada masa Covid-19 melaksanakan Nuzulul Qur’an melalui saluran Zoom, yang menurut kita adalah inilah sejarah baru acara Nuzulul Quran dilaksanakan pada ruang dan tempat yang berbeda.

“Ini adalah bentuk kreatifitas dan inovasi bagi guru guru yang bergabung dalam organisasi profesi guru yaitu PGRI. ini menunjukan bahwa guru sudah sangat siap melaksanakan tugas pembelajaran dalam kondisi seperti Covid-19 ini karena pembelajaran tidak boleh berhenti-harus jalan terus sebagaimana yang disampaikan oleh ketua PGRI Arut Selatan tadi (Drs.Ridwan),” harap Rosihan Pribadi.

Pembantu Rektor IAIN Palangka Raya,Dr.H.Sardimi, M.Ag menguraikan ceramah Nuzulul Quran bahwa
1. Perintah Taqwa menggambarkan beratnya pekerjaan ibadah itu karena Taqwa itu harus berhubungan, baik dengan Allah, Hubungan baik dengan sesama manusia dan hubungan baik dengan lingkungannya.
2. Al Qur’an adalah pedoman hidup yang tidak ada keraguan bagi orang beriman merupakan warisan agar hidup tidak Sesat, untuk Al Qur’an wajib diajarkan kepada anak anak, kepada para siswa dan belajar Al Qur’an itu adalah investasi masa depan.
3. Al Qur’an sebagai sumber ilmu pengetahuan, pedoman hidup maka setiap individu ingin hidup sukses tanpa batas yaitu selalu berikhtiar untuk menjadi yang terbaik, setiap pekerjaan harus ada tujuannya, selalu menyusun kegiatan skala prioritas, menyusun rencana kerja yang baik, fokus terhadap tugas, mengelola waktu dengan baik, mengendalikan diri berpikir pisitif, ada keseimbangan hidup. (*/One)

TINGGALKAN KOMENTAR