Pasien Positif Covid-19 Bertambah Lima Orang, Warga Lebih Waspada

0
163
Jubir Covid-19 Kotawaringin Barat, Achmad Rois saat menyampaikan perkembangan terbaru Covid-19

Kobar News, Pangkalan Bun – Hasil Cluster Gowa ternya banyak yang membawa penularan terhadap keluarganya atau istilah kontak erat dengan pasien positif sebelumnya, hal itu merupakan data yang disaampaikan Juru Bicara Covid 19 Kabupaten Kotawaringin Barat, Achmad Rois pada Video Rilisnya, Kamis (30/04).

Dikatakan Jubir Covid-19 Kotawaringin Barat, bahwa untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 22 orang yang tersebar di 16 desa dan kelurahan pada 5 kecamatan, Pasien dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 2 orang di 2 desa di Kecamatan Pangkalan Lada, dan terdapat pasien positif baru sebanyak 5 orang, sehingga pasien positif totalnya berjumlah 18 orang.

Adapun pasien positif berasal dari 8 desa dan kelurahan, yakni Desa Lada Mandala Jaya sebanyak 5 orang, Purbasari 2 orang, Pandu Senjaya 1 orang di Kecamatan Pangkalan Lada, Kelurahan Baru 4 orang, Kelurahan Mendawai 1 orang, Desa Umpang 1 orang di Kecamatan Arut Selatan, Desa Rungun Kecamatan Kotawaringin Lama 1 orang, dan Desa Karang Sari Kecamatan Pangkalan Banteng 3 orang.

Sedangkan data lima orang penambahan positif Covid-19 yang baru berasal dari Desa lada Mandala Jaya Kecamatan Pangkalan Lada sebanyak 1 orang , Kelurahan Baru Kecamatan Arut Selatan sebanyak 2 orang, dan Desa Karang Sari Kecamatan Pangkalan Banteng sebanyak 2 orang. Sebanyak 1 orang berasal dari ODP, sisanya dari Orang Tanpa Gejala (OTG), dua orang merupakan Cluster Gowa, dan sisanya orang kontak erat dari pasien positif sebelumnya.

Dengan memperhatikan perkembangan Covid-19, jubir Achmad Rois menegaskan :

Pertama, Perlunya kerja sama semua pihak untuk menuntaskan penemuan dan penyembuhan pada cluster yang sudah ada serta orang kontak erat.

Kedua, Perlunya tetap pengamatan ketat dan dukungan atas pelaksanaan karantina isolasi Mandiri yang dilakukan oleh orang kontak erat dengan pasien Covis-19 positif.Ketiga, Perlunya Sinergi dan kerjasama semua pihak untuk mengawal kepatuhan dan kedisiplinan masyarakat yang baru datang dari luar daerah untuk melakukan karantina mandiri selama 14 Hari sebagai suatu kewaspadaan akan munculnya kluster lain di Kotawaringin Barat.

Keempat, Perlunya kedisiplinan yang tinggi bagi masyarakat Kotawaringin Barat untuk selalu cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir, hindari kerumunan, selalu jaga jarak, selalu pakai masker dan perbanyak di rumah saja. (One)

TINGGALKAN KOMENTAR