Waka II DPRD Kobar Nyatakan Kurang Setuju Pembangunan RS Khusus Isolasi Covid-19

0
1191
Wakil Ketua II DPRD Kotawaringin Barat, H.Bambang Suherman

Kobar News, Pangkalan Bun – Pro dan kontra terkait rencana Pembangunan Rumah Sakit Khusus Isolasi Corona Virus Disearse (Covid-19) di Bumi Perkemahan Kotawaringin Barat di Desa Kubu Kecamatan Kumai terus menggelinding.

Beberapa waktu lalu, Waka I DPRD Kotawaringin Barat (Kobar), Mulyadin, SH yang kurang setuju, kini dilontarkan Waka II DPRD Kobar, Bambang Suherman yang berasal dari Fraksi Gerindra.

Menurut Bambang Suherman, ada beberapa hal yang membuatnya kurang setuju, yakni penggunaan anggaran dari pihak ketiga yang dibutuhkan pengawasan, diabggap tidak efektif, dan kalau sudah selesai kasus Covid, bangunan itu mau jadi apa lagi, bisa jadi akan terbengkalai.

“Ditingkat pimpinan dewan sudah dibahas, namun dengan anggota dewan belum ada pembahasan terkait RS Isolasi tersebut,” ujar Bambang Suherman Dapil 2 Kecamatan Arut Selatan kepada kobarnews.com, Sabtu (28/03) melalui pesan suara whatsapp.

Menurutnya lagi, Pemerintah Kabupaten Kobar, menggunakan fasilitas yang ada dulu, seperti RS di Kotawaringin Lama, yang telag mendapatkan kucuran dana 7 miliar juga lebih bagus, atau bangunan LPTQ di Desa Kumpai Batu Atas, atau bekas Klinik Kusuma atau bangunan Rusunawa.

“Sebetulnya banyak bangunan yang bisa kita gunakan tanpa harus membangun yang baru,” terangnya.

Dikatakan Bambang, jangan sampai dengan penggunaan anggaran tersebut, kedepan akan menjadi masalah, walau tujuannya sangat bagus. (One)

TINGGALKAN KOMENTAR