DLH Lamandau Kaji Banding Pengelolaan Sampah Ke Kobar

0
306
Kadis DLH Lamandau (baju batik kuning), Kabid dan Kasinya) di lokasi kaji banding TPA Trans Lik Desa Pasir Panjang

Kobar News, Pangkalan Bun – Rombongan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lamandau melakukan kaji banding pengelolaan sampah ke Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Jumat (21/02).

Kegiatan itu adalah salah satu orogram kunjungan kerja (kunker) yang dilakukan oleh DLH Lamandau, mereka pun diterima dan disambut oleh Sekretaris DLH Kobar mewakili Kepala DLH Kobar yang didampingi oleh para Kepala Bidang (Kabid).

Pada sambutannya, Kepala DLH Lamandau, H Sunarto menyampaikan bahwa DLH Lamandau bermaksud melakukan kaji banding terkait pengelolaan sampah yang ada di Kabupaten Kotawaringin Barat.

“Kami dari DLH Lamandau mengunjungi Kabupaten Kotawaringin Barat adalah dalam rangka melakukan kaji banding terkait pengelolaan sampah yang ada di Kabupaten Kotawaringin Barat,” ujar Sunarto.

Sementara itu menurut Sekretaris DLH Kobar Fitriyana dalam sambutannya mengatakan bahwa DLH Kobar menyambut baik atas kunjungan tersebut.

“Kami mengucapkan selamat datang dan ucapan terimakasih atas kunjungan DLH Lamandau dalam rangka kaji banding mengenai pengelolaan sampah di Kabupaten Kotawaringin Barat. Dan tidak pula kami menyampaikan permohonan maaf karena Kepala DLH Kobar, Bapak Bambang Djatmiko Trikora tidak bisa menyambut langsung kedatangan rombongan DLH Lamandau karena beliau saat ini sedang dinas ke luar daerah,” ucap Fitriyana.

“Kemudian untuk penjelasan teknis di lapangan akan didampingi langsung oleh Bapak Robiannor selaku Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3,” imbuhnya.

Seraya menambahkan, Robi mengatakan bahwa mereka (DLH Lamandau, red) kagum akan pengeloaan sampah yang ada di TPA Translik Desa Pasir Panjang karena sudah menerapkan sistem Sanitary Landfill dan JAKSTRADA yang berbasis IT serta sistem pelaporan timbulan dan pengelolaan sampah masyarakat melalui Aplikasi Sampah Anda (ASA).

“Mereka juga berkeinginan mempunyai Peraturan Daerah tentang Pengelolaan Persampahan seperti Perda Nomor 2 Tahun 2017 tentang Perubahan Atas Perda Nomor 3 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Persampahan Di Kabupaten Kotawaringin Barat yang didalamnya memuat sanksi bagi yang melanggar sebagai dasar penegakan peraturan pengelolaan persampahan. Dan pihaknya akan mengirim lagi staf yang membidangi untuk belajar di Kobar,” tambah Robi. (karlan DLH/Bonar/One)

TINGGALKAN KOMENTAR