Satpol PP Kobar Menjaring Anak Punk Dan PSK

0
570
5 anak punk yg terjaring Satpol PP Kobar
PSK, Mucikari dan Pengunjung yg terjaring Satpol PP
PSK, Mucikari dan Pengunjung yg terjaring Satpol PP

Kobar News, Pangkalan Bun – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) menjaring anak punk dan psk di tiga tempat berbeda dan langsung dibawa ke kantor Dinas Satpol PP, Jumat (17/01).

Ada lima Anak punk yang dijaring di dua tempat terpisah, dua orang terjaring di Area Taman Kota, Angga Aji Kumala (27) dan Yogi Adi Lesmana (28), dan 3 lagi terjaring di area Sampuraga Lama, Sespi (20), Muhammad Dresan (25) dan Agus Sandy (31).

Ditempat berbeda di Jalan Kalimati Lama Desa Kumpai Batu Atas Kecamatan Arut Selatan, Satpol PP menjaring satu mucikari dan tiga psk serta satu orang pengunjung atau hidung belang.

Dari kelima orang yang terjaring di Jalan Kalimati yaitu, satu orang mucikari bernama Samijo (69), dan tiga orang yang berprofesi sebagai psk, Lina (32), Siti Sundari (46), Putriana (20) serta satu orang pengunjung atau hidung belang Samid (48)

Dari kelima anak Punk yang dijaring didua tempat terpisah didata dan setelah didata langsung disuruh pulang dengan catatan Hari Senin harus kembali lagi ke Kantor Dinas Satpol PP dan akan diserahkan ke Dinas Sosial untuk proses lebih lanjut.

Berbeda dengan penangkapan di eks Lokalisasi Kalimati Lama, ketiga orang psk dan satu pengunjung didata dan diberikan peringatan oleh Satpol PP, tetapi sang mucikari akan diproses lebih lanjut sesuai dengan undang-undang dan perda yang berlaku.

Kasatpol PP dan Damkar Kobar, melalui Kasi Ketentraman Masyarakat, Selamat Riyanto SH mengatakan bahwa penangkapan kelima anak punk tersebut berkat aduan dari masyarakat yang merasa resah dan terganggu.

“Sekitar Pukul 07.30 WIB kami mengamankan lima anak punk, yang mana keberadaan anak punk di Kabupaten Kobar ini sangat meresahkan warga dengan penampilan mereka yang tidak rapih jadi para pelanggan yang makan di warung makan merasa terganggu dan pada Pukul 20.30 WIB Satpol PP mengamankan tiga orang psk dan satu orang mucikari serta satu orang pengunjung di eks Lokalisasi Kalimati Lama,” jelas Selamat Riyanto.

Menurutnya, saat penangkapan di Lokalisasi itu, ada sedikit insiden terjadi, yang mana oknum sopir truk tersebut menyerempet mobil operasional Satpol PP dan membawa-bawa atau berteriak nama seorang “Kepala Desa Pasir Panjang, Tamel”.

Harapannya, dengan dijaringnya anak punk, psk, mucikari dan pengunjung ini dapat membuat efek jera agar mentaati peraturan daerah yang berlaku. (Bonar/One)

TINGGALKAN KOMENTAR