Desa Tajepan Kabupaten Kapuas Menjadi Desa Tangguh Bencana

0
234

Kobar News,  Kuala Kapuas – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kapuas kembali membentuk Desa Tangguh Bencana (Destana) di Desa Tajepan, Kecamatan Kapuas Murung, Kabupaten Kapuas, yang pelaksanaan kegaiatanya sejak tanggal 16 Nopember sampai dengan 18 Desember 2019 dengan jumlah peserta sebanyak 30 orang terdiri dari warga masyarakat dan perangkat Desa Tajepan.

Dikatakan Kepala BPBD Kabupaten Kapuas, Panahatan Sinaga, bahwa BPBF Kapuas sejak Tahun 2017 sampai dengan Tahun 2019 telah terbentuk 5 (lima) Desa tnagguh Bencana (Destana) di Kabupaten Kapuas,

 

IMG-20191216-WA0035

Menurut Manahatan Sinaga, Destana merupakan desa yang miliki kemapuan mandiri untuk beradaptasi dan menghadapi ancaman bencana serta dapat memulihkan diri dari dampak yang merugikan jika terkena bencana.

“Destana juga sebuah desa yang memiliki kemampuan untuk mengenali ancaman di wilayahnya dan mampu mengorganisir sumber daya masyarakat untuk mengurangi kerentanan dan sekaligus meningkatkan kapasitas dari mengurangi risiko bencana. pengembangan Destana merupakan salah satu upaya pengurangan risiko bencana berbasis masyarakat,” kata Manahatan Sinaga dalam sambutannya.

Screenshot_20191214_193539

Dijelaskan Manahatan Sinaga, Pengurangan risiko bencana berbasis masyarakat merupakan bentuk upaya untuk mengurangi ancaman bencana, kerentanan masyarakat dan meningkatkan kapasaitas kesiapsiagaan yang di rencanakan dan dilaksanakan oleh masyarakat sebagai pelaku utama. Masyarakat terlibat aktif dalam mengkaji, menganalisis, menanagani, memantau, Mengevaluasi dan mengurangi risiko bencana yang ada di wilayahnya, terutama dengan memanfaatkan sumber daya masyarakat lokal demi menjamin keberlanjutanya.

Tujuan dibentuk dan pengembangan Desa Tangguh Bencana (Destana) adalah untuk melindungi masyarakat yang tinggal di kawasan rawan bahaya dari dampak bencana, meningkatkan peranserta masyarakat dalam pengelolaan sumber daya alam dalam rangka pengurangan risiko bencana selain juga meningkatkan kelembagaan masyarakat dalam pengelolaan sumber daya dan pemeliharaan kearifan lokal untuk pengurangan risiko bencana.

Panahatan Sinaga mengharapkan Destana ini bisa menjadi mitra BPBD Kabupaten Kapuas yang bergerak cepat di dalam membantu penanganan kebencanaan di Desa Tajepan dan desa sekitarnya serta dengan dilaksanakanya pelatihan ini masyarakat yang tergabung dalam forum Destana sudah siap menghadapi bencana. Harapan kedepan akan terus bentuk dan kembangkan Destana di desa-desa yang rawan bencana, serta diharapkan kemandirian masyarakat dalam Penanggulangan Bencana khususnya bagi mereka yang tinggal di wilayah rawan bencana di wilayah Kabupaten Kapuas. (Fridol/One)

TINGGALKAN KOMENTAR