Kurang Seimbang Sampah dan Angkutan Di Kumai, Ini Solusinya…

0
304
Angkutan Sampah di Jalan Padat Karya Kumai, tidak seimbang antara sampah dan armada angkutan, dan dilakukan secara manual

Kobar News, Pangkalan Bun – Permasalahan sampah di Jalan Padat Karya masih dipertanyakan masyarakat Kumai cara penanganannya sehingga tidak meluber ke jalan dan menimbulkan bau yang tidsk sedap.

Bupati Kotawaringin Barat (Kobar), Hj.Nurhidayah telah berpesan agar masalah sampah di Jalan Padat Karya harus segera dicarikan solusinya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kobar, Ir.Bambang Djatmiko Trikora melalui Kabid Pengelolaan Sampah dan Limbah B3, M.Robiannur mengatakan bahwa pertama tempat tersebut sebetulnya bukan Tempat Pembuangan Sampah (TPS), Namun telah dipinjamkan oleh pemilik lahan, H.Nurdin.

“Tapi kami telah berbuat setiap harinya mengangkut sampah di daerah padat karya tersebut, akan tetapi daya angkut yang tidak sebanding dengan sampahnya,” ujar Robiannur kepada kobarnews.com, Sabtu (30/11) melalui sambungan handphone.

Memang diakui Robiannur,  ada dua armada untuk Kumai, satu untuk menyisir diwilayah kota Kumai, dan satu lagi yang mengangkut di TPS Padat Karya, “Kalau saja yang membuang disitu perorangan, mungkin tidak separah itu, namun yang membuang itu ada juga kendaraan roda empat hingga lebih, membuangnya dipinggir jalan lagi, bagaimana tidak menutupi jalan, coba masukkan ke dalam, pasti tidak seperti ini”.

Ada solusi yang akan kami perbuat dalam waktu dekat ini, lanjut Robi, yakni pihaknya akan mendatangkan alat berat agar angkutan tidak secara manual, biar lebih cepat terangkut, mungkin kalau tidak Hari Minggu atau Senin, tinggal menunggu long bat saja.

Dirinya berharap, pengawasan dari pihak Kelurahan atau kecamatan, selain dari DLH Kobar itu sendiri, dan masyarakat untuk tidak membuang sampah di pinggir jalan, dan untuk yang mengangkut sampah dengan menggunakan kendaraan roda empat atau lebih agar membuang sampah di tempat pembuangan sampah akhir di Pasir Panjang, agar tidak terjadi penumpukan sampah. (One)

TINGGALKAN KOMENTAR