Dinkes Kalteng Gelar Lomba Balita Tingkat Provinsi 2019

0
502
Tim Juri Panitia Lomba Balita Tingkat Provinsi Kalteng 2019 saat memeriksa Balita peserta lomba bersama orangtuanya, Minggu (10/11).

Kobar News, Palangka Raya – Masa balita merupakan masa yang sangat penting dalam pertumbuhan dan perkembangannya. Pada tahap inilah perlu dibentuk landasan yang kuat baik dari aspek fisik, mental, gizi dan kecerdasan maupun kepribadiannya.

Dalam rangka upaya untuk meningkatkan dan mempersiapkan anak berkualitas tersebut perlu senantiasa diupayakan sehingga pada saatnya nanti tercipta generasi penerus yang handal bagi pembangunan manusia yang berkualitas.

Salah satu upaya tersebut yakni meningkatkan kesehatan balita dengan melibatkan peran aktif masyarakat seperti pemantauan pertumbuhan balita setiap bulan di posyandu.

Meningkatkan peran aktif para orangtua dan masyarakat dalam pembinaan kesehatan anak balita sehingga tercipta proses tumbuh kembang anak yang optimal. Inilah yang menjadi tujuan kegiatan penyelenggaraan Lomba Balita Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) yang digagas oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalteng.

Pelaksanaan Lomba Balita Tingkat Provinsi Kalteng 2019 kali ini diselenggarakan di Hotel Neo, jalan Cilik Riwut km.1 Palangka Raya dari 9-10 November 2019. Diikuti oleh Peserta dari Kota Palangka Raya, Kabupaten, Kotawaringin Timur, Kabupaten Kotawarin Barat, Kabupaten Pulang Pisau, Kabupaten Seruyan, Kabupaten Sukamara, Kabupaten Katingan, Kabupaten Barito Utara, Kabupaten Barito Selatan, Kabupaten Barito Timur dan Kabupaten Kapuas. Sementara dari Kabupaten Murung Raya, Kabupaten Gunung Mas dan Kabupaten Lamandau tidak ikut serta dalam lomba balita 2019.

dr.Ferri Irawan, Kepala Bidang Layanan Kesehatan Masyarakat Dinkes Kalteng saat menyampaikan sambutan ketua Tim Penggerak PKK provinsi Kalteng, Yulistra Ivo Sugianto Sabran mengungkapkan bahwa lomba balita tingkat provinsi Kalteng merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan untuk meningkatkan kualitas anak Indonesia melalui upaya pembinaan dan perngembangan kesehatan dan kesejahteraan balita sehingga anak dapat tumbuh dan berkembang sesuai dengan tahapan usia menjadi anak cerdas kreatif, Minggu (10/11).

“Pemerintah Provinsi Kalteng melalui Dinkes Kalteng program perbaikan gizi masyarakat melaksanakan lomba balita karena merupakan salah satu kegiatan yang dapat meningkatkan kesadaran, pengetahun dan kemandirian orangtua balita yang berdampak pada pengembangan kesehatan balita dari segi fisik, mental dan sosial,” ucap dr.Ferry.

Lomba balita terbagi dalam dua kelompok umur yaitu kelompok umur 6-24 bulan dan kelompok umur 2-5 tahun. Dengan kriteria penilaian diantaranya kondisi anak yang mencakup status imunisasi, status gizi, kesesuaian berat badan menurut umur, keadaan gigi dan gusi dan keadaan psikologis balita. Kemudian rentang orangtuanya yang meliputi pendidikan, pekerjaan, umur dan penggunaan kontrasepsi.

Anak yang sehat merupakan modal sumber daya manusia yang berkualitas. Sebagaimana salah satu strategi pembangunan nasional yaitu pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas agar mampu mewujudkan pembangunan nasional yang berkesinambungan, bermanfaat dan berdaya guna bagi bangsa dan negara, tambah dr.Ferry.

Yang tidak kalah penting dari perhatian Dinkes Kalteng dari kegiatan ini adalah selain pemberian ASI eksklusif, pemberian makanan sesuai umur, pemberian suplemen gizi dan imunisasi yang lengkap yakni pendidikan moral dan spritual serta kondisi lingkungan sosial yang mendukung kelangsungan hidup dan tumbuh kembang serta perlindungan hak-hak anak secara utuh, pungkas dr.Ferry. (AGT/One)

TINGGALKAN KOMENTAR