Bupati Kobar Sampaikan Upaya Penanganan Karhutla 2019 dan Kesiapan Pencegahan Karhutla Di 2020

0
983
Bupati Kobar, Hj.Nurhidayah Ruslan saat menandatangani komitmen bersama pengendalian dan penanganan kebakaran hutan dan lahan di wilayah provinsi Kalteng. (4/11).

Kobar News, Palangka Raya – Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) dibawah kepemimpinan Hj.Nurhidayah terus memantau tanda-tanda bencana Kebakaran Lahan dan Hutan (Karhutla) di wilayahnya. Mengingat dampak terjadinya Karhutla sangat tidak baik untuk kesehatan masyarakat Kobar dalam menjalankan aktifitas sehari-hari.

Bupati Kabupaten Kobar, Hj.Nurhidayah Ruslan dalam kesempatan Rapat Koordinasi penanganan bencana kebakaran lahan dan hutan di wilayah provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) 2019 dan kesiapan menghadapi kebakaran lahan dan hutan 2020 menegaskan pentingnya pencegahan serta penanganan dini terhadap Karhutla di Kobar.

Acara Evaluasi Rapat Koordinasi Karhutla yang dihadiri oleh Bupati Kabupaten Kobar tersebut berlangsung di Aula Eka Hapakat, lantai III Kantor Gubernur Kalteng, jalan RTA Milono nomor 1 Palangka Raya yang juga dihadiri oleh Walikota/Wakil Walikota dan Bupati/Wakil Bupati se Kalteng.

“Hari ini evaluasi penanganan kesiapan khususnya kesiapsiagaan menghadapi Karhutla 2020. Tentunya, belajar dari pengalaman di tahun-tahun sebelumnya, tentu banyak yang harus menjadi bahan perhatian, salah satunya juga kelengkapan dari penunjang sarana dan prasarana. Dan yang lebih penting itu sebenarnya edukasi kepada masyarakat bagaimana upaya-upaya ini bukan hanya tanggung jawab ini dibebankan kepada pemerintah atau Timdu semata akan tetapi bagaimana peran masyarakat dalam hal ini bisa melakukan upaya-upaya mencegah sedini mungkin,” tegas Hj.Nurhidayah mengawali wawancaranya dengan wartawan Kobar News biro Palangka Raya, Senin (4/11)

Edukasi kepada masyarakat juga sudah sering disampaikan agar jangan membuka lahan dengan cara membakar. Karena ini merupakan kebijakan nasional, maka kita tentunya harus hormati undang-undang ini. Ya mudah-mudahan kesadaran masyarakat kita makin tahun makin tambah meningkat, harap Hj.Nurhidayah.

Sementara itu, berkaitan dengan masalah kesiapan dari sisi sarana dan prasarana, Hj.Nurhidayah menjelaskan bahwa kita juga sudah terbantu dari dana DAK DR yang bisa kita gunakan untuk membeli peralatan-peralatan yang sangat dibutuhkan untuk kelancaran tim dilapangan dan pemadaman kebakaran nanti.

Selain menegaskan pentingnya pencegahan sedini mungkin dalam menangani bencana Karhutla di Kobar, Hj.Nurhidayah juga menyampaikan selama tahun 2019, kurang lebih 4000 hektar lahan terkena bencana Karhutla. Sebanyak 166 penanangan telah dikerahkan untuk mengatasi bencana Karhutla di Kobar.

Sementara untuk tahun 2020, setiap saat Pemerintah Kabupaten Kobar terus memantau tanda-tanda bencana Karhutla di wilayah Kabupaten Kobar. Antisipasi ini terus diupayakan Pemkab Kobar agar kelangsungan hidup di wilayah Kabupaten Kobar berjalan lancar sesuai harapan rakyat.

Hal tersebut dijelaskan oleh Bupati Kabupaten Kobar kepada Kobar News usai Rapat Koordinasi Karhutla yang digagas oleh pemerintah provinsi Kalteng dalam Evaluasi rapat koordinasi bersama kepala daerah se Kalteng.

Peran serta masyarakat merupakan salah satu upaya Kobar juga mengaktifkan peran dari masyarakat itu dengan membentuk MPA yaitu Masyarakat Peduli Api. Karena ini sangat dipentingkan karena ini sangat dipentingkan dan ini sasarannya didaerah yang memang sering berulang-ulang terjadinya kebakaran lahan dan hutan. Hingga saat ini Lokasi rawan Karhutla sudah kita petakan, tidak semua dikecamatan di Kobar itu tapi kan ada beberapa yang kita petakan, pungkas Bupati Kabupaten Kobar, Hi.Nurhidayah.

Pemaparan dan laporan Kepala daerah se Kalteng mengenai upaya-upaya penanganan yang masing-masing dilakukan di wilayahnya menghasilkan kesimpulan agar penerapan yang berhasil tertangani dalam upaya pencegahan dan penanganan Karhutla tersebut diharapkan dapat diterapkan dengan baik dimasa yang akan datang.

Rapat koordinasi juga dihadiri oleh Dirjen Pengendalian Perubahan Iklim, Kementerian LHK, Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB yang acara nya dipimpin langsung oleh Gubernur Kalteng H.Suginto Sabran.

Rapat Koordinasi juga melakukan penandatanganan komitmen bersama pengendalian dan penanganan kebakaran hutan dan lahan di wilayah provinsi Kalteng bersama kepala daerah dan instansi terkait dan Pemerintah Provinsi Kalteng. (AGT/One).

TINGGALKAN KOMENTAR