Gebyar SMK Negeri 1 Pangkalan Bun, Ini Pesan Bupati Kobar

0
1170
Bupati Kobar, Hj.Nurhidayah didampingi Kepala SMK Negeri 1 Pangkalan Bun, memukul gong sebagai tanda dibukanya Gebyar Ke-4 dan HUT Ke-30 SMK Negeri 1 Pangkalan Bun

Kobar News, Pangkalan Bun – Keprihatinan Ketua Komite SMK Negeri 1 Pangkalan Bun, Irwanudin, pada sambutannya acara Pembukaan Gebyar Ke-4 dan HUT Ke-30 SMK Negeri 1 Pangkalan Bun, dengan ditemukannya sejumlah pelajar yang mengkonsumsi minuman keras, dan sedang bermain game online disaat jam belajar oleh Satpol PP Kobar, dijawab langsung oleh Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) juga dalam kegiatan tersebut, Kamis (31/10).

Diakui Bupati Kobar, Hj.Nurhidayah, memang dalam minggu terakhir ini siswa yang kedapatan melakukan kegiatan di luar jam sekolah dan diminta kepada siswa-siswi lainnya untuk tidak mencontoh  perbuatan yang negatif ini.

“Tolong para siswa, jangan ditiru, perilaku negatif ini tidak hanya merusak diri generasi muda, juga sangat mempermalukan keluarga, sekolah serta lingkungan lainnya,” ucap Bupati Kobar dalam sambutannya.

Bupati Kobar, telah membuat rancangan Perda berkaitan dengan masalah pengaturan jam warung telekomunikasi ini ini, mudah-mudahan dari DPRD Kobar segera selesai di masa sidang ini dan sudah bisa undangkan

“Karena ini sebagai payung hukum untuk kita menertibkan warnet warnet yang selama ini menjadi momok dan menjadi kekuatiran bukan dari pihak sekolah saja tapi juga kekawatiran daripada orang tua karena ini sumber-sumber awalnya sumber-sumber awal penyakit masyarakat Jadi Ibu titip pesan kepada kalian kalian ini adalah generasi penerus estafet kepemimpinan masa depan, kalian jaga kehormatan, kalian jaga juga dari sekolah dan juga penghormatan dari orang tua,” pintanya.

Bupati berharap, seluruh pelajar untuk tingkatkan prestasi, tunjukkan inovasi-inovasi yang sangat positif khususnya, karena dirinya mengetahui bahwa SMK 1 ini sudah menampilkan karya-karya terbaik untuk mendukung program-program pemerintah daerah khususnya di bidang bidang baik itu olahraga seni dan budaya. (One)

TINGGALKAN KOMENTAR