Pekan Layanan Publik Warnai HUT Ombudsman

0
1265
Thoseng Asang, Kepala Ombudsman Kalteng saat mendampingi Juara Tari Kreasi yang dilombakan Ombudsman Kalteng, didampingi Dr.Ninik Rahayu, Anggota Ombudsman RI pusat. (26/10)

Kobar News, Palangka Raya – Berbagai lomba dan kegiatan pekan layanan publik yang diselenggarakan oleh Ombudsman RI perwakilan Kalimantan Tengah (Kalteng) menjadi warna tersendiri dalam kemeriahan di Taman Pasuk Kameloh.

Bertempat di Jalan S.Parman Palangka Raya, kegiatan berlangsung meriah dengan disaksikan ratusan masyarakat kota Palangka Raya terhadap kegiatan outdor Ombudsman RI Perwakilan Kalteng di acara pekan layanan Publik dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Ombudsman Ke-19, Sabtu (26/10).

Keberadaan Ombudsman RI di Kalteng telah mencapai titik yang sangat baik atas pelayanan aduan masyarakat oleh Ombudsman Kalteng. Meskipun keadaan Kalteng yang cukup luas, Ombudsman RI perwakilan Kalteng cukup mampu melayani aduan-aduan masyarakat hingga menjelang akhir 2019 ini.

Ketika ditanya sampai sejauh mana kasus yang ada tertangani selama keberadaan Ombudsman Kalteng hingga akhir tahun 2019, Thoseng Asang selaku kepala perwakilan Ombudsman RI Kalteng mengungkapkan kepada Kobar News bahwa sebanyak 59 kasus masuk dalam aduan masyarakat kepada Ombudsman Kalteng, yang terselesaikan sudah sampai di 22 kasus.

“Kita masih melihat perkembangan apakah hingga akhir tahun ini akan bertambah aduan masyarakat tersebut atau hanya sampai disitu,” ucap Thoseng Asang usai memberikan hadiah kepada pemenang lomba kegiatan HUT Ombudsman Ke-19.

“Setiap tahun, aduan masyarakat relatif aja. Pada Tahun 2016-2017 kasus aduan pelayanan publik sangat tinggi dan terus meningkat. Namun akhir Tahun 2019 ini relatif menurun. Akan tetapi kita berharap aduan-aduan masyarakat terhadap layanan administrasi itu tidak pernah berhenti,” pungkas Thoseng Asang.

Sementara itu, Dr.Ninik Rahayu, Anggota Ombudsman RI yang hadir dalam kesempatan Pekan Raya Ombudsman mengungkapkan bahwa memang setiap tahun di 34 provinsi se Indonesia juga melakukan pekan maladministrasi artinya pekan layanan publik tanpa mal adiministrasi. Sepekan ini merupakan rangkaian HUT Ombudsman Ke-19.

“Harapan kami tentu, Ombudsman bukan hanya dikenal sebagai lembaga pengawas pelayanan publik saja, akan tetapi kita berharap masyarakat terus memiliki tingkat kepercayaan yang semakin lama semakin tinggi kepada Ombudsman,” tutur Dr.Ninik.

Oleh karena itu, Ombudsman juga memiliki tantangan yang tidak ringan karena harus bekerja keras, bukan hanya bagaimana bermitra dengan masyarakat akan tetapi juga bisa mengakomodasi kebutuhan masyarakat secara luas. Terutama memastikan pelayanan publik semakin hari lebih semakin maksimal, tambah Dr. Ninik. (AGT/One).

TINGGALKAN KOMENTAR