Warga Kobar Serentak Gelar Shalat Istisqa

0
574

Kobar News, Pangkalan Bun – Warga Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Selasa (10/09) secara serentak menggelar Shalat Istisqa (Memohon hujan), sedangkan Bupati Kobar, Hj.Nurhidayah, Wabup Kobar, Ahmadi Riansyah dan Forkominda Kobar Shalat Istisqanya di Halaman Kantor Bupati Kobar, Jalan Sutan Syahrir Pangkalan Bun.

Imam dan Khatib dipercayakan kepada Habib Muhammad Sulaeman, Pimpinan Pondok Pesantren Dar Ar Raudhah Pangkalan Bungur. Dalam khutbahnya Habib Sulaeman meminta kepada Jemaah untuk instrospeksi diri terhadap dosa-dosa yang telah diperbuatnya dimasa lalu dan tidak mengulanginya dimasa mendatang.

“Bencana kebakaran hutan dan lahan ini dampak dari kemarau berkepanjangan, semuanya dari Allah SWT sebagai bentuk ujian, agar manusia dapat menyadari kesalahannya untuk diperbaiki dan dapat meningkatkan iman dan taqwanya hanya kepada Allah semata,” ujar Habib Muhammad Sulaeman dari sepenggal khutbahnya yang didengarkan jemaah yang kebanyakan dari kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN).

Usai mengikuti Shalat Istisqa, Bupati Kobar menyampaikan bahwa shalat ini adalah satu permohonan kita kepada Allah, bahwa kita ini tidak ada apa-apanya bahwa apa yang diberikan kepada kita ini hanyalah titipan, bagaimana kita menjalankannya, apakah amanah atau tidak.

“Terkait dengan Shalat Istisqa ini, kita berharap ada hujan yang diturunkan Allah untuk membasahi bumi ini dari kekeringan, agar bumi kita terbebas dari bahaya kebakaran lahan dan hutan,” kata Bupati Kobar dalam sambutannya hingga meneteskan air mata.

Pada kesempatan ini, Bupati Kobar meminta kepada masyarakat untuk sama-sama menjaga lingkungan, dan bagi para petani yang ingin membuka lahan untuk mengikuti aturan untuk tidak membakar  karena dampaknya sangat luas, bukan hanya untuk kesehatan juga untuk pelayanan publik.

Bupati Kobar berharap, setelah menggelar shalat ini, Allah SWT mengijabah doa-doa seluruh manusia ciptaannya yang menginginkan agar diturunkan hujan dan dijauhi dari segala macam bala dan bencana. (One)

TINGGALKAN KOMENTAR