Bupati Kobar Minta Angkutan Lebihi Tonase Tidak Melintasi Kota

0
1691
Bupati Kobar, Hj.Nurhidayah langsung ke TKP kecelakaan Lalin yang mengakibatkan tewasnya kakek Sariman

Kobar News, Pangkalan Bun – Kejadian kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan tewasnya Kakek Sariman (70) tertimpa trailer yang mengangkut petikemas yang berisa bahan bangunan kasiboard seberat 25 ton, mendapatkan perhatian khusus dari Bupati Kotawaringin Barat, dan meminta secara khusus agar tidk terulang kembali atas kejadian yang sama.

Pernyataan Bupati Kotawaringin Barat, Hj.Nurhidayah diungkapkan langsung usai dirinya menyaksikan proses evakuasi jasad Sariman dari tindihan peti kemas tersebut, Jum’at (26/07) kemarin di tempat kejadian perkara (TKP), dan langsung mengungkapkan duka citanya, “Saya ikut berbela sungkawa terhadap keluarga besar korban, semoga husnul khatimah, dan keluarga diberikan kesabaran”.

Bupati Kotawaringin Barat juga meminta agar kendaraan yang muatannya melebihi tonase untuk dipindahkan jalurnya ke jalan Tempenek langsung, dan tidak melintasi jalur kota, karena selain kekuatan jalan, kurang lebar, juga fullnya lalu lintas.

Pada kesempatan itu, salah satu praktisi pendidikan yang tinggal di daerah tersebut, Gusti Kuri mengungkapkan agar setiap angkutan besar dan berat yang melebihi tonase tidak lagi melintas di jalur tersebut dengan berbagai alasan.

Menurut Gusti Kuri, alasan tersebut, pertama jalan tersebut menanjak mengakibatkan akan sulitnya menanjak dalam kondisi berat, dan kedua, daerah tersebut merupakan jalur pendidikan, ada beberapa sekolah disekitar Km.4,5, yakni ada beberapa SD dan Madrasah Aliyah Negeri Pangkalan Bun, ditambah lagi dengan adanya Puskesmas Palingkau, terutama disaat jam sibuk sekolah dan aktivitas Puskesmas.

Gusti Kuri meminta agar setiap barang milik pertokoan, tidak lagi mengangkut dalam skala besar, agar membuat gudang di luar kota, atau melansir dengan angkutan yang lebih kecil, agar jalan tidak mudah rusak dan angkutan di jalan lebih aman bagi pengendara lainnya. (Bagus/One)

TINGGALKAN KOMENTAR