Pemkab Kobar Bakal Bangun Pasar Tradisional Terintegrasi WFC

0
143
Bupati Kotawaringin Barat (Kobar), Hj Nurhidayah menandatangani nota kesepahaman kerjasama dengan Direktur PT Korindo Ariabima Sari, Kim Young Un, di ruang rapat kantor Bupati Kobar, Senin (04/03).

Kobar News, Pangkalan Bun – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah bakal membangun pasar dengan konsep tradisional yang terintegrasi dengan kawasan wisata Water Front City (WFC).

Rencananya pasar tersebut dibangun di atas lahan seluas 1,2 hektar, yang merupakan lahan hibah Hak Guna Bangunan (HGB) PT Korindo Ariabima Sari. Penyerahan lahan eks mess PT. Korindo Ariabima Sari tersebut secara simbolis dilakukan di ruang rapat kantor Bupati Kobar, Senin (04/03).

“Setelah status lahan tersebut bisa diselesaikan, Pemda Kobar berencana akan membangun pasar dengan konsep tradisional yang bisa dijadikan sebagai lokasi wisata dan terintegrasi dengan kawasan Water Front City,” kata Hj. Nurhidayah.

Bupati menegaskan bahwa rencana pembangunan pasar tradisional tersebut bergulir mengingat kondisi terkini di sekitar kawasan Mendawai dan sekitarnya, di mana keberadaan pasar yang ada saat ini kurang representatif.

Dengan keberadaan pasar yang baru tersebut, orang nomor satu di Bumi Marunting Batu Aji itu berharap kedepannya akan menumbuhkan titk-titik perekonomian baru, demi menunjang perekonomian masyarakat sekitar.

“Kedepan aset lahan ini akan dimanfaatkan sepenuhnya untuk menunjang kegiatan perekonomian masyarakat, lokasi eks mess ini akan dibangun pasar dengan konsep tradisional,” pungkasnya.

Penyerahan lahan HGB milik PT Korindo Ariabima Sari, ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman kerjasama yang dilakukan oleh Bupati Kobar Hj. Nurhidayah, dengan Direktur PT. Korindo Aria Bima Kim Young Un. Kegiatan ini juga dihadiri beberapa kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemkab Kobar. (Tyo/One).

IMG-20190228-WA0001

TINGGALKAN KOMENTAR