Prabowo Sanggup Gajih Bupati Rp 100 Juta/Bulan

0
271

Opini : Maman Wiharja

Pada Rabu malam 13 Pebruari 2019 sekitar Pukul 23.00 WIB, penulis menyaksikan dan merekam siaran dialog Prabowo Subianto, pada acara diskusi khusus yang ditayangkan DigdayaTV.

Dalam paparannya Prabowo siap akan menyelesaikan berbagai permasalahan yang dirasakan Bangsa Indonesia saat ini,mulai dari masalah ekonomi, infrastruktur, gizi anak-anak, sampai kepada masalah masih rendahnya gaji TNI, POLRI dan ASN.

Yang cukup menggeletik bagi penulis, ketika Prabowo mengupas tentang perkembangan pembangunan diseluruh daerah,provinsi/kabupaten/kota masih banyak yang tertinggal. Adapun yang sudah jadi, tapi pembangunan tersebut tidak bertahan cukup lama,lantaran anggaran tipis, kata Prabowo.

“Saya tahu, berapa sih gajih para Bupati hanya Rp 5 juta atau Rp 6 juta saja. Dengan gajih tersebut Bupati harus mampui mengatur pemerintahaannya mana cukup. Saya sangguplah menggaji para Bupati/Walikota Rp 100 juta/bulan dan para ASNnya juga sama gajihnya dinaikan, agar mereka benar-benar semangat membangun daerahnya,” kata Prabowo.

Penulis tidak akan mengamati lebih jauh apa yang disampaikan Prabowo, hanya satu saja tentang ucapan Prabowo sanggup mengaji para Bupati Rp 100 juta/bulan dan menaikan gaih para ASNnya.

Dan tentunya penulis sangat mengapresiasi alias setuju, kalau gajih Bupati Rp 100 juta/bulan dan gajih ASNnya dinaikan, karena jujur saja akan membantu pesatnya pembangunan daerah, sehingga uang rakyat melalui APBD untuk membangun daerah bisa utuh, alias paling tidak ‘bocor’nya ditengah jalan sedikit.

Bocornya APBD ditengah jalan, diprediksi saat aliran uang masuk kesemua proyek. Karena satu proyek misal nilai pagunya Rp 250 juta, tapi saat mau mengalir kerekanan (pelaksana) sebut saja PT.Si Dadap atau CV.Si Waru. Pagu proyek yang Rp 250 juta tersebut, paling-paling fisiknya tinggal 60 persen itu sudah bagus.Bahkan ada yang tinggal 50 persen saja.

Nah kalau anggaran proyek misal pagunya Rp 2,5 milliar atau Rp 3 milliar, kemudian bocor ditengah jalan, untuk pajak dan pelumas lainnya,sekitar 40 persen, sudah berapa ratus ribu rupiah uang APBD menghilang misterius. Akibatnya hasil pembangunannya cepat rusak.

Bahkan cenderung saat ini dibeberapa daerah banyak mantan tim sukses Gubernur /Bupati/ Kota, yang menguasasi sejumlah prosek strategis alias nilai kontaknya tinggi.

Jadi kalau Prabowo Subianto, sanggup menggajih para Bupati Rp 100 juta dan menaikan gajih para ASNnya, pengamatan penulis dipastikan hasil pembangunan didaerah akan cepat meningkat, karens fundi-fundi APBD tidak akan banyak ‘bocor’ ditengah jalan. Semoga.

 

TINGGALKAN KOMENTAR