Ulah Supir Mabuk dan Pengaruh Narkoba Tabrak Guru dan 3 Anaknya

0
288

Kobar News, Kumai – Gara-gara dipengaruhi minuman beralkohol dan Narkoba Sabu-sabu, seorang supir kendaraan roda empat jenis Mitsubishi Canter warna kuning Noreg L 9132 AQ bernama Markus, menabrak pengendara sepeda motor jenis Honda Revo warna hitam Noreg KH 5522 GW, mengakibatkan dua tewas, satu kritis dan satu luka ringan.

Kejadian Laka Lantas Pada Hari Selasa (08/01) sekitar Pukul 06.15 WIB di Jalan Padat Karya I Ds. Sungai Kapitan Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat, Provinsi Kalimantan Tengah atau depan SMA Negeri 1 Kumai.

Kasat Lantas Polres Kotawaringin Barat, AKP Marsono menjelaskan kronologis kejadian tersebut, bahwa kecelakaan itu bermula dari seorang Guru SMPN 5 Kumai, Juhari yang hendak mengantarkan ketiga putranya, yakni Ahmad Faeyzafari (5 Tahun) duduk paling depan, Ahmad Dhafari (7 Tahun) duduk di tengah dan Ahmad Ghifari (11 Tahun) duduk paling belakang.

Dan pada saat itu, datang kendaraan Roda empat jenis Mitsubishi Canter warna kuning Noreg L 9132 AQ yang dikemudikan Markus sendirian dari arah Kumai dengan memotong bundaran menuju kearah Jalan Padat Karya I, karena jarak yang dekat sehingga terjadi tabrakan dengan perkenaan depan depan.

“Sang ayah (Juhari) yang mengalami luka di bagian kepala dan meninggal dunia di TKP dan yang dibonceng Ahmad Faeyzafari, mengalami luka dibagian alis sebelah kiri lecet dan bibir lecet, Ahmad Dhafari mengalami luka memar kaki kanan, memar di kepala dan meninggal dunia di TKP, sedangkan Ahmad Ghifari mengalami luka memar kaki kanan, memar kaki kiri dan lecet alis kanan, sekarang mendapatkan perawatan di RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun,” jelas AKP Marsono.

Marsono kembali menjelaskan terkait faktor utama penyebab kecelakaan, yakni karena kelalaian pengemudi kendaraan roda empat jenis Mitsubishi Canter warna kuning Noreg L 9132 AQ, Markus, karena pada saat mengemudikan kendaraannya dipengaruhi alkohol dan narkoba sehingga mengakibatkan kecelakaan tersebut. (One)

 

TINGGALKAN KOMENTAR