Delapan Usulan Pemprov Kalteng kepada Angkasa Pura II, Apa saja?

0
179
Kadis Kominfosantik Kalteng Herson B Aden didampingi Kepala Kesbangpol dan Kasatpol PP Kalteng saat Jumpa pers di Kantor Diskominfosantik Kalteng.

Kobar News, Palangka Raya – Dalam penataan Terminal Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya, Gubernur Kalimantan Tengah H. Sugianto Sabran akan mengirimkan surat kepada Angkasa Pura untuk mengusulkan delapan poin penataan terminal baru Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya kepada PT Angkasa Pura II selaku pihak pengelola.

“Delapan poin usulan ini merupakan arahan gubernur yang sudah dirapatkan bersama pemerintah provinsi kalimantan tengah dengan pihak Bandara Tjilik Riwut pada, Jumat 4 Januari lalu, dipimpin oleh Bapak Sekdaprov Kalteng” Kata Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Kalimantan Tengah Herson B Aden saat konferensi pers di ruang kerja, Jalan S.Parman Nomor 1 Palangka Raya, Senin (07/01).

Bersama Kepala Kesbangpol Agus Pramono, dan Kepala Satpol PP Baru, Herson menyampaikan bahwa kedelapan poin ini sebagai usulan kepada Direktur Angkasa Pura II, yang akan mengelola Bandara Tjilik Riwut setelah diresmikan Presiden Joko Widodo tanggal 7 Februari 2019.
Kedelapan poin dalam surat gubernur itu, yakni :
1. Pemasangan foto Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah pada bagian dalam dan luar gedung.

2. Pemasangan foto dan riwayat berdirinya Kalimantan Tengah oleh gubernur pertama Tjilik Riwut.

3. Pemasangan videowall dan videotrone pada terminal kedatangan maupun keberangkatan.

4. Disediakannya toko ataupun ruang promosi khas daerah yang dikelola oleh Dekranasda, Koperasi dan UMKM Provinsi Kalimantan Tengah.

5. Tersedianya pusat informasi yang menghadirkan putra-putri Dayak sebagai penerima tamu pada terminal kedatangan.

6. Tersedianya toilet ramah difabel.

7. Pemasangan foto orangutan di bagian dalam gedung sebagai promosi wisata daerah Kalimantan Tengah, baik di Taman Nasional Tanjung Puting maupun Sebangau.

8. Penyediaan tempat penampilan musik karungut.

Herson juga menegaskan surat resmi akan segera disampaikan kepada pihak pengelola bandara dalam waktu dekat dan berharap semua usulan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah ini dapat diakomodir oleh Angkasa Pura II. (ta/One).

TINGGALKAN KOMENTAR