Penerimaan DIPA TA 2019 Kobar Mengalami Penurunan

0
176
Bupati Kotawaringin Barat, Hj.Nurhidayah menyerahkan DIPA Tahun Anggaran 2019 kepada Kepala Bandara Iskandar Pangkalan Bun, Ambar Suryoko disaksikan Ketua DPRD Kobar, Kepala KPPN Pangkalan Bun

Kobar News, Pangkalan Bun – Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) menyatakan kalau pendapatan anggaran yang tertuang dari Daftar Isian Pendapatan Anggaran (DIPA) Tahun Anggaran 2019 ini mengalami penurunan bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya, dan penurunan ini tidak hanya untuk Kabupaten Kobar saja, tapi hampir menyeluruh daerah di seluruh Indonesia.

Hal ini diungkapkannya saat penyerahan DIPA Tahun Anggaran 2019 secara simbolis kepada 10 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kabupaten Kotawaringin Barat penerima terbesar yang diserahkan Bupati Kobar, Hj.Nurhidayah, Kamis malam (27/12) di Aula Kantor Bupati Kobar.

“Pengurangan ini juga berlaku bagi daerah lainnya, karena kebijakan Pemerintah Pusat, untuk menanggulangi berbagai bencana yang terjadi saat ini,” ujar Bupati Kobar kepada sejumlah awak media, usai penyerahan DIPA TA. 2019.

Namun menurut Bupati Kobar, pengurangan ini tidaklah jauh dari rencana penganggaran yang telah diajukan, sehingga tidak mempengaruhi Belanja Daerah Tahun Anggaran 2019 nantinya.

Sebelumnya, Pejabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kobar, Suyanto melaporkan terkait dengan penerimaan DIPA terhadap 10 SKPD dengan nilai besarnya penerimaan, yakni Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kobar sebesar Rp. 215.141.521.000,-

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) SI Pangkalan Bun sebesar Rp.156.434.772.000,-

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kobar sebesar Rp.93.533.347.000,-

Dinas Kesehatan Kobar sebesar Rp.76.934.331.000,-

Sekretariat Daerah (Setda) Kobar sebesar Rp.41.049.588.000,-

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kobar sebesar Rp.15.767.830.000,-

Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kobar sebesar Rp.13.173.529.000,-

Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, UKM sebesar Rp.12.053.673.000,-

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kobar sebesar Rp.11.080.965.000,-

Sekretariat DPRD Kobar sebesar Rp.9.980.067.000,-

Dikatakan Suyanto, Struktur APBD Kobar Tahun Anggaran 2019 terdiri dari pendapatan daerah sebesar Rp. 1.462.357.480.000,- dan belanja daerah sebesar Rp. 1.446.647.600.000,- Surplus antara pendapatan daerah dan belanja daerah sebesar Rp.15.709.880.000,-. Dan terdapat penerimaan pembiayaan yang bersumber dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) Tahun Anggaran sebelumnya sebesar Rp. 8.290.120.000,-.

Suyanto menjelaskan, terkait pengeluaran pembiayaan untuk Penyertaan Modal (Investasi) Pemkab Kobar dan Pembayaran pokok Utang sebesar Rp.24.000.000.000,-, sehingga untuk Pembiayaan Netto Tahun Anggaran 2019 defisit sebesar Rp. 15.709.880.000,- dengan SiLPA sebesar Rp. 0,00,- (Nol Rupiah). (One)

TINGGALKAN KOMENTAR