Ketua RW dan RT Minta Dewan Usulkan Anggarkan Insentif

0
147
H.Jubair Arifin saat diwawancarai awak media

Kobar News, Palangka Raya – Sejumlah Ketua Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) di Kecamatan Kotawaringin Lama (Kolam) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) mengharapkan adanya insentif dari pemerintah.

Hal tersebut disampaikan Tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat serta jajaran pemerintah kecamatan Kotawaringin Lama kepada Anggota DPRD Kalteng H Jubair Arifin saat reses masa persidangan III tahun sidang 2018.

“Mereka mengharapkan agar ada insentif untuk Ketua-Ketua RT, Ketua-Ketua RW, karen 2017 mereka dapat, 2018 tidak ada, jadi mereka meminta 2019 itu dianggarkan,” kata Jubair, saat dibincangi Tabengan, di gedung Dewan, Selasa (11/12).

Anggota DPRD Kalteng dari daerah pemilihan (Dapil) III, meliputi Kabupaten Kobar, Lamandau dan Sukamara ini mengatakan, pihaknya sangat sepakat jika usulan tersebut bisa diakomodir oleh Pemprov Kalteng, sehingga dengan adanya insentif bisa sebagai perangsang peningkatan seluruh Ketua RT dan RW yang ada di seluruh wilayah Kalimantan Tengah.

“Kita pada intinya sepakat dengan adanya insentif untuk Ketua-Ketua RT dari Provinsi. Dan harapan kita dengan adanya insentif itu bisa meningkatkan kinerja Ketua-Ketua RW, Ketua-Ketua RT yang ada di Kalimantan Tengah,” tegasnya.

Legislator dari Fraksi PDI Perjuangan ini mengatakan, peran Ketua RT dan RW sangat strategis dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) terlebih menjelang pemilihan umum (Pemilu), baik Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 mendatang.

“Dengan adanya insentif mereka bisa melakukan komunikasi dengan pihak-pihak terkait terutama masalah kamtibmas, apalagi menjelang Pileg dan Pilpres 2019. Karena peranan Ketua RW, Ketua RT dalam rangka menjaga Kamtibmas ini sangat kita perlukan,” tambah Anggota Komisi A, yang membidangi Pemerintahan, Hukum dan Keuangan ini.

Dia juga mengharapkan dengan adanya insentif pemerintah daerah juga memberdayakan seluruh Ketua RT dan RW yang ada dalam hal penangkalan bibit-bibit radikalisme yang bisa saja tumbuh di lingkungannya masing-masing. (ta/One)

TINGGALKAN KOMENTAR