Oknum ASN BKD Kalteng Ditetapkan Tersangaka, Ini Ancaman Hukumannya

0
164
Suasana Kantor Kejari Kota Palangka Raya

Kobar News, Palangka Raya – Oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Kalimantan Tengah yang terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan oleh Kejaksaan Negeri Kota Palangka Raya dalam dugaan kasus suap atau grativikasi.

Mantan Tim Penyidik Pidana Khusus di Kejaksaan Tinggi Kalteng itu mengatakan, dalam pemeriksaan sementara ini baru DA dan penyidik akan terus melakukan pengembangan perkara tersebut.

“Setelah di tetapkan tersangka kita lakukan penahanan terhadap yang bersangkutan selama 20 hari di Rumah Tahanan Kelas II A Palangka Raya,”ungkap Kepala Kejaksaan Negeri Palangka Raya Zet Tadung Allo, kepada wartawan, Sabtu (1/11).

Tim penyidik Kejaksan Kota Palangka Raya menjerat tersangka dengan Pasal 12 Huruf e tentang Undang-Undang Tipikor dengan ancaman hukuman lima tahun kurungan penjara.

“Selain Pasal 12 Huruf e Undang-Undang tipikor, yang bersangkutan juga kami kenakan Pasal 5 tentang Undang-Undang Tipikor dengan ancaman hukuman penjara minimal satu tahun dan maksimal lima tahun penjara serta denda paling sedikit Rp50 juta dan paling banyak Rp 250 juta,” tegasnya

Zet Tadung menjelaskan, OTT oleh pihak Kejari tersebut terjadi pada Jumat (30/11) siang pada pukul 14.30-15.30 WIB di kantor BKD Kalteng. Tim kejaksaan usai melakukan OTT juga langsung membawa oknum yang di OTT ke kantor Kejari Kota Palangka Raya.

Oknum pegawai yang diduga menerima gratifikasi terhadap 10 orang pegawai negeri sipil dari beberapa SOPD di Kalteng yang hendak mengikuti ujian kenaikan pangkat golongan II ke golongan III dan golongan III ke golongan IV di Palangka Raya.

“Kami juga mengamankan kartu ujian dinas dari pegawai SOPD Kabupaten Gunung Mas sebanyak tujuh lembar, satu unit sepeda motor, tiga unit hand phone serta beberapa surat maupun dokumen terkait kasus tersebut serta barang bukti berupa uang sekitar Rp13 juta di lokasi penangkapan,” pungkas Tim penyidik yang akan terus mengembangkan perkara tersebut terus mendalami penyelidikan terhadap kasus tersebut dan hasilnya akan ketahuan siapa saja dalam perkara ini yang terlibat. (ta/One)

TINGGALKAN KOMENTAR