Royalty Pertambangan Mendekati Rp. 2 Triliun

0
70
Kadis ESDM Kalteng, Ermal Subhan bersama Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran

Kobar News, Palangka Raya – Keinginan Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dibidang pertambangan bukan isapan jempol. Hal ini tidak terlepas dari kerjasama Pemerintah Provinsi dengan pihak kepolisian dan Kejaksaan dalam pengawasan dan penyelamatan sumber daya alam di Kalteng khususnya sektor pertambangan.

Gubernur menggenjot Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk mengejar dan mengawasi keluarnya SDM Kalteng.

“Alhamdulillah untuk royalty atau PNBP sektor pertambangan terus naik dan meningkat dari tahun ke tahun. Saat ini masuk bulan November sudah diangka sekotar Rp1,8 triliun, mudah mudahan bisa tembus Rp2 triliun,” ungkap Gubernur Kalteng H Sugianto Kepada wartawan, Rabu (28/11).

Menurutnya, sejak menjabat awal tahun 2016 royalti dari PNBP dari sektor SDM ini yang hanya sekitar Rp600 miliar lebih, tiap tahun melonjak naik. Terbukti semua terlampaui dan melebihi target. Buktinya, tahun 2017 saja royalty sektor tambang atau Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) ke negara Rp1,7 triliun, melebihi 150 persen dari target negara.

Saat ini, baru memasuki ahir bulan November 2018 saja BNPB sudah mencapai angka Rp1,8 triliun rupiah. Hasil ini sampai akhir tahun 2018 bisa mencapai Rp 2 triliun rupiah.

“Tentunya ini juga meningkatkan PAD Kalteng dan daerah di Kalteng, dimana pemasukan untuk Provinsi Kalteng 16 persen, Kabupaten penghasil 32 persen sisanya Kabupaten/Kota, pusat sebanyak 20 persen,” ucapnya.

Magozai 1

Saat di Konfirmasi kepada Kadis ESDM Kalteng, Ermal Subhan, pihaknya menyebutkan PNBP sektor tambang mengalami peningkatan yang cukup signifikan, dibandingkan tahun tahun sebelumnya.

“Saat ini masih dilakukan pengawasan secara ketat baik sistem online dan juga lapangan bersama instansi terkait. Kita pantau terus perusahaan yang melakukan aktifitas, agar merkea memenuhi kewajibanya,” ujar Ermal

Ermal menegaskan, Dinas ESDM Kakteng terus melakukan pemantauan dan pengawasan baik melalui sistem online serta di lapangan. (ta/One)

TINGGALKAN KOMENTAR