Pencarian Dua Balita Korban Tabrakan Klotok Dihentikan

0
436

Kobar News, Pangkalan Bun – Memasuki hari ketujuh pencarian dua orang balita, korban tabrakan klotok di Tanjung Api-Api Teluk Kumai, Selasa dini hari (20/11) Pukul 00.00 WIB, belum ditemukan, dan Tim SAR berdasarkan hasil kesepakatan rapat yang dipimpin oleh Wakil Bupati Kotawaringin Barat, dihentikan, Senin (26/11) di ruang Rapat Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Kumai.

Rapat Penghentian pencarian dua orang korban yang bernama Suman Zaidan Fahrezi Bin Suman Syarifudin (2,6 Bulan) dan Raihan Bin Sapriansyah (1,2 Bulan) selain dipimpin oleh Wakil Bupati Kobar, juga dihadiri oleh Kadis Perhubungan, Perwakilan BPBD Kobar, Polres Kobar, KSOP Kumai, Perwakilan SAR Kobar, Pol Airud Kumai, dan Perwakilan Tagana Kobar, serta menghadirkan orang tua korban.

Dikatakan Wakil Bupati Kobar, Ahmadi Riansyah, bahwa dalam memutuskan penghentian ini merupakan kesepakatan, dan duduk bersama dari semua tim gabungan SAR dalam proses pencarian korban musibah tabrakan klotok yang terjadi pada 20 Nopember 2018 lalu.

“Setelah melakukan berbagai pertimbangan dan pencarian selama tujuh hari, jadi tim memutuskan untuk menghentikan proses pencarian, akan tetapi terus juga melakukan pemantauan di lapangan, barangkali ada perkembangan-perkembangan terbaru mengenai kondisi di lapangan,” ucap Wabup Kobar, Ahmadi Riansyah kepada awak media, usai rapat penghentian tersebut.

Dikatakannya, kalau Pemerintah mengucapkan terima kasih atas kepada Tim Gabungan SAR yang telah melakukan upaya pencarian terhadap korban musibah kecelakaan tabrakan klotok tersebut, dan turut mengungkapkan berduka cita yang sedalam-dalamnya terhadap keluarga korban. (One)

Unihealth 2

 

TINGGALKAN KOMENTAR