PIP Semarang Gelar Diklat Pemberdayaan Masyarakat Edisi Ketiga

0
977
Diklat Pemberdayaan Masyarakat BST KLM untuk ketiga kalinya digelar oleh Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang, bekerjasama dengan KSOP Kelas IV Semarang, tampak ilmu pertama yang diberikan yakni teknik penyelamatan diri.

Kobar News, Pangkalan Bun – Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang, bekerjasama dengan Kantor Kesyahbandaran Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Kumai kembali menggelar Diklat Pemberdayaan Masyarakat Basic Safety Training (BST) Kapal Layar Motor untuk ketiga kalinya, selama tiga hari sejak 21-23 Nopember 2018 di Ballroom Tanjung Puting Hotel Swissbellin Pangkalan Bun.

Diklat kali ini melibatkan unsur aparatur Sipil Negara (ASN), Mahasiswa, Pelajar dan para pengajarnya, dengan keseluruhan 200 orang peserta, sedangkan pada Diklt BST KLM yang pertama berjumlah 300 peserta, dan kedua 600 peserta, sehingga jumlah keseluruhan untuk tiga kali Diklat BST KLM di Kabupaten Kotawaringin Barat berjumlah 1100 orang peserta.

Direktur PIP Semarang, H.Irwan,SH., M.Pd., M.Mar.E dalam sambutannya mengatakan bahwa Kementrian Perhubungan dan Pemerintah daerah, secara terus menerus senantiasa mengupayakan diri untuk melaksanakan pelaksanaan pendidikan dan pelatihan diklat Pemberdayaan Masyarakat, guna meningkatkan kualitas para pekerja di kapal dan untuk memenuhi persyaratan berlayar sesuai Inpres 9 Tahun 2016 tentang Peningkatan kualitas dan daya saing sumber daya manusia Indonesia dan Kepmenhub Nomor 63 Tahun 2018 tentang Tata cara Pemberian Bantuan Pendidikan dan Pelatihan serta Beasiswa di Bidang Transportasi.

“Saya mengharapkan segenap unsur pimpinan untuk lebih mengoptimalkan pendayagunaan segenap sumber daya yang ada guna meningkatkan kualitas para pekerja,” ucap H.Irwan.

Adapun materi yang disampaikan kepada 200 peserta kali ini yakni tentang Teknik Penyelamatan diri, Dasar Peertolongan Pertama Pada Kecelakaan, Pemadaman Kebakaran, Keselamatan Diri dan Tanggung Jawab Sosial (One)

TINGGALKAN KOMENTAR