Demokrat Kalteng Kirim Surat Usulan Pemberhentian Punding LH Bangkan

0
378
Sekjen DPD Demokrat Kalteng, Djunaidi

Kobar News, Palangka Raya – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Kalimantan Tengah akan mengajukan surat usulan permohonan pemberhentian Punding LH Bangkan dari pengurus dan anggota Partai Demokrat ke Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Demokrat sebagai dasar Penggantian Antarwaktu (PAW).

Pergantian Antar Waktu (PAW) Anggota DPRD Kalteng Punding LH Bangkan yang telah ditetapkan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkiat Kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) dalam perkara dugaan suap terkait izin Perusahaan Kelapa Sawit dan pembuangan limbah Sawit ke Danau Sembaluh di Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Jum’at (27/10) kemarin di Jakarta.

“Besok (Rabu) kita akan mengirim surat ke DPP terkait usulan pemberhentian Punding LH Bangkan sebagai pengurus dan anggota Partai Demokrat karena sebagai dasar untuk dilakukannya PAW,”ungkap Sekertaris DPD Partai Demokrat Kalteng Junaidi kepada wartawan, Selasa (30/10) di Sekertaiat DPD Partai Demokrat Kalteng.

Menurut Junaidi, Prosea usulan pemberhentian dan PAW tersebut sudah sesuai dengan aturan partai karena pada saat mencalon sebgai anggota DPRD sudah menandatangi Fakta Integritas dan didalamnya jika melenggarkan hukum dan ditetapkan tersangka akan dilakukan proses PAW.

“Itu sudah sesuai dengan Fakta Integritas dan kesepakatan internal Pattai Demokrat jadi jika ada yang melanggar Hukum dan didtetapkan sebagai tersangka akan segera dilakukan pemberhentian sebagai pengurus dan PAW jika sebagai anggita DPRD,”ucapnya.

Sementara itu, Ketua Harian Partai Demokrat Kalteng, HM.Sriosako mengatakan Tertangkap tangannya salah satu Anggota DPRD Kalteng oleh KPK dan sudah ditetapkan sebagai tersangka merupakan pelajaran bagi semua Anggota Partai Demokrat dan Calon Anggota Legislatif (Caleg) yang akan bertarung pada tahun 2019 nanti akan berlaku sama.

“Ini sebagi contoh bagi para celeg dan kita tetap konsisten konsekwen tetap lita turut serta memerangi Korupsi. Dari Fakta Integritas yang ditandatangi oleh para Anggota DPRD dan Para Caleg Tahun 2019 dari Partai Demokrat. Siapapun yang tersangdung kasus hukum dengan status tersangka secara otomatis mengundurkan diri ataupun diberhentikan tidak hormat dari partai demokrat,”Pungkasnya.

Lanjut Sako, Proses PAW akan dilakukan segera mungkin dan kami akan mengirimkan surat ke DPP untuk melakukan pemberhentian atas nama Punding LH Bangkan dari Fraksi Partai Demokrat dan akan menindaklanjuti dengan mengirim surat ke DPRD untuk mempercepat prosea PAW. (ta/One).

TINGGALKAN KOMENTAR