Barsel Akan Memiliki SMK Unggulan Berbasis Asrama

0
273
Kadisdik Kalteng, Slamet Winaryo

Kobar News, Palangka Raya – Semangat Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah untuk untuk membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkejuruan selaras dengan program Revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) pada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Slamet Winaryo menegaskan, rencana pembangunan Sekolah berbasis Asrama, khususnya bagi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kabupaten Barito Selatan akan segera direalisasikan dalam waktu dekat. Pasalnya, rencana pembangunan Sekolah berbasis Asrama tersebut telah mendapat persetujuan dari Pemerintah Pusat.

“Kita Bersyukur dimana SMK yang kita ajukan berada di wilayah Kalahien Kabupaten Barito Selatan, bahkan proposal tersebut kini telah lolos dan hanya 6 Provinsi yang di setujui,”ungkap Slamet saat diwawancarai wartawan di Gedung Komisi DPRD Kalteng, Senin (22/10).

Slamet juga mengungkapkan, pihak Pemerintah pusat telah menurunkan anggaran sebesar Rp.7,5 Miliar untuk merealisasikan pembangunan SMK berbasis Asrama di kabupaten Barsel. bahkan pihak Disdik Provinsi Kalteng, telah berkoodinasi dan berkonsultasi dengan kejaksaan tinggi (Kejati) Provinsi Kalteng selaku tim pembinaan.

“Pembangunan akan segera dimulai, dan kami juga sudah melaksankana kewajiban kami untuk berkoordinasi dan berkonsultasi, dengan kepala Kejaksaan tinggi selaku tim pembinaan kami dan kami juga sudah melapor ke Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU), serta nantinya akan ada pengawasan karena dana yang dianggarkan merupakan dana besar,”jelasnya.

Slamet juga memaparkan, untuk jurusan yang nantinya akan menjadi titik fokus pada SMK berbasis Asrama, adalah jurusan Pertambangan. Pasalnya, salah satu sektor yang paling banyak di Provinsi kalteng adalah sektor pertambangan dan sampai saat ini, para pekerja di sektor tambang masih mengunakan tenaga kerja dari pihak luar. Sehingga dengan adanya jurusan pertambangan, diharapkan pihak Perusahaan Tambang bisa menggunakan tenaga lokal.

“Untuk sementara, jurusan yang kita ambil menjadi titik fokus adalah Pertambangan, dan jurusan lainnya akan menyusul. Karena selama ini tenaga yang digunakan oleh pihak perusahaan tambang adalah tenaga dari luar Kalimantan, bahkan dari luar Indonesia. Sehingga kita ingin putra-putri Kalteng, khususnya yang ada di Daerah Aliran Sungai (DAS) Barito bisa berperan serta dalam pembangunan, terutama di bidang Pertambangan,”tandasnya.

Dikatakan Slamet, bahwa nantinya SMK berbasis Asrama diharapkan menjadi salah satu sekolah unggulan, dimana SMK tersebut diperuntukan bagi Siswa tidak mampu dan berprestasi, bahkan untuk tenaga pengajar akan direkrut secara khusus, dimana para tenaga pengajar di SMK tersebut memiliki kompetensi dan bersifat spesialis.

“Pak Gubernur mengarahkan agar jaminan bagi para siswa yang nantinya masuk ke  SMK Berbasis Asrama bisa lebih baik dari sekolah, dan saat ini kita sedang melakukan kajian terkait biaya yang nantinya akan dikeluarkan seperti biaya makan dan lain-lain. Bahkan guru-guru yang nanti akan mengajar disitu akan kita pilih secara khusus, dimana guru tersebut harus kuat, tahan banting dan tidak boleh lemas, karena yang namanya guru harus memberikan contoh kepada para siswa,”Pungkasnya. (ta/One)
Ket. Kadisdik Kalteng, Slamet Winaryo

TINGGALKAN KOMENTAR