Legislatif Dan Eksekutif akan Bahas Bantuan Untuk Korban Tsunami Di Sulteng

0
148
Wakil Ketua DPRD Kalteng H Abdul Razak saat mengunjungi stand di Kalteng Trade Expo 2018

Kobar News, Palangka Raya – Terjadinya musibah gempa bumi berkekuatan 7,4 skala Rikhter dan Tsunami di Kota Palu dan Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) megundang rasa prihatin dari sejumlah legislator DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng).

Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalteng, H. Abdul Razak, insiden Gempa sekaligus Tsunami yang terjadi di Provinsi Sulawesi Tengah, merupakan kejadian memilukan kedua setelah dialami oleh Provinsi Aceh pada tahun 2004. Bahkan baru-baru ini, Wilayah Yogyakarta dan Kota Lombok Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) pun juga sempat digoncang oleh Gempa.

“Atas insiden Gempa yang menimpa Kota Lombok beberapa waktu lalu, pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng bersama-sama dengan DPRD Kalteng, memang telah merencanakan anggaran bantuan sebesar sepuluh 10 Milyar, dan untuk bantuan ke Provinsi Sulawesi Tengah, nantinya akan kita koordinasikan kembali dengan pihak eksekutif,”ungkap Razak kepada wartawan, Minggu (30/09).

Anggota DPRD Kalteng dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kalteng III, meliputi Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Lamandau dan Sukamara ini menjelaskan, bantuan anggaran yang diberikan sebagai bentuk rasa keprihatinan Provinsi Kalteng kepada para korban gempa dan Tsunami di Sulawesi tengah, merupakan dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) yang nantinya akan masuk menjadi APBD Sulawesi Tengah.

“Anggaran bantuan tersebut, kita ambil dari APBD kita dan nantinya akan masuk ke APBD mereka, hal inilah yang dapat di lakukan sebagai bentuk rasa keprihatinan terhadap saudara-saudara kita yang terkena musibah disana. Dan selain bantuan dari APBD, kita juga akan menggalang bantuan-bantuan dari masyarakat khususnya dari para Aparatur Sipil Negara dan kita harapkan bantuan ini bisa bermanfaat.”Pungkasnya

Untuk diketahui, penyerahan bantuan bagi Korban gempa di lombok, diperkirakan akan diserahkan pada pertengahan bulan Oktober mendatang, dan penyerahan tersebut akan diserahkan langsung oleh Gubernur Provinsi kalteng, H.Sugianto Sabran dan untuk Gempa Bumi dan Tsunami di Kota Palu dan Donggala akan dilakukan pembahasan bersama dengan Eksekutif. (ta/One).

Gamma

TINGGALKAN KOMENTAR