DPRD Kalteng Dukung Peremajaan Kebun Kelapa Sawit Milik Masyarakat

0
210
Wakil Ketua DPRD Kalteng, Ir.H.Abdul Razak

Kobar News, Palangka Raya – Adanya Program peremajaan kebun kelapa sawit milik masyarakat di seluruh Indonesia oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) khusunya di Provinsi Kalimantan Tengah mendapat dukungan dari DPRD Kalteng.

Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalteng, H. Abdul Razak mengatakan program peremajaan sawit milik masyarakat di kabupaten Kotawaringin Barat akan sangat memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Saya berharap program tersebut bisa dilaksanakan secara optimal. Dan, masyarakat yang mendapat program itu juga harus benar-benar memanfaatkan dan memelihara dengan baik pohon sawit yang diremajakan,” ungkap Razak, saat dibincangi sejumlah wartawan, Rabu (12/09).

Menurut Razak, selama ini masyarakat hanya memiliki lahan seadanya untuk menanam Kelapa Sawit dengan adanya keterlibatan pemerintah dan perusahaan, hal diharapkan mampu meningkatkan ekonomi Kalteng dibidang perkebunan, khususnya bagi masyarakat yang memiliki lahan kelapa sawit.

“Dengan adanya keterlibatan Pemerintah dan Perusahaan Besar Swasta (PBS) yang bergerak di bidang Perkebunan kelapa sawit untuk melakukan peremajaan hal ini tentu merupakan kabar baik bagi masyarakat Kalteng, disamping memberikan pengaruh positif bagi Perekonomian kita,” ujarnya.

Wakil Rakyat besutan Partai Golkar ini juga mengatakan, tidak hanya menyambut baik program replanting oleh Pemerintah Pusat di Provinsi Kalteng, para investor yang ingin berinvestasi di Kalteng pun disambut baik selama pihak PBS memberikan dampak positif bagi daerah dan masyarakat sekitar.

“Dimana Perusahaan beroperasional. Kita tidak usah memikir keuntungan terlebih dahulu, yang penting Program Pemerintah pusat untuk melakukan Replanting bisa terealisasi. Karena dengan terealisasinya Program tersebut, keuntungan akan datang dengan sendirinya, khususnya bagi Petani Sawit,” jelasnya.

Untuk Provinsi Kalteng, program peremajaan itu ditargetkan seluas 10.223 hektar dan harus benar-benar milik masyarakat. Dan, rencananya akhir September atau awal Oktober 2018 akan dilakukan penanaman perdana oleh Presiden RI Joko Widodo di Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat. (ta/One).

FB_IMG_1535879238052GammaSopian Alat Vital

TINGGALKAN KOMENTAR