Supir Tidak Mengakui “Mengantuk” Tabrak Tiang Listrik

0
881

Kobar News, Pangkalan Bun – Sebuah truk pengangkut 560 LPG 3 kilogram (Melon) yang menabrak plangson dan tiang listrik di Jalan Natai Arahan Kelurahan Baru RT.21, Pukul 05.50 WIB, dengan Nopol KH 8881 GK, diakui oleh supirnya yang bernama Zulkifli kalau dirinya tidak dalam keadaan mengantuk.

Dalam sebuah percakapan dengan Kobar News, disela kesibukannya melansir ratusan tabung LPG Melon, dan menghubungi perusahaan dimana ia bekerja untuk mengevakuasi truk yang ia bawa dalam keadaan rusak parak. Dimana, kepala truk tersebut penyok pada bagian setir dan kedua bannya kempir akibat menabrak plankson.

Dirinya mengisahkan, ia sempat istirahat dua kali dalam perjalanan pulang, usai mengambil 560 tabung LPG melon dari Sampit Pukul 21.00 WIB malam, dan kejadiannya pada Pukul 05.50 WIB, Kamis (12/04).

IMG-20180106-WA0109

“Setelah memasuki Jalan Natai Arahan, kearah terminal Natai Suka, di depan saya ada fuso, kurang lebih berjarak 10 meter, entah kenapa tiba-tiba mata saya gelap, dan tersadar saat hendak menabrak plankson dan tiang listrik,” jelas Zulkifli kepada Kobar News.

Tertabraknya Plankson dan tiang listrik itu tidak bila saya elakkan lagi, dan taunya sudah tertabrak, jelas Izul lagi, serta mengatakan kalau temannya juga dalam keadaan selamat, hanya ada sedikit keseleo pada kakinya.

Dirinya mengatakan, disaat menyetir truk tersebut, tidak ada rasa kantuk, karena telah beristirahat, termasuk terakhir di Pembuang Hulu Kecamatan Hanau, hanya entah mengapa, tiba-tiba menabrak plankson dan tiang listrik.

Tiang listrik dari beton yang patah tersebut, langsung dipadamkan dan diperbaiki, usai evakuasi truk tersebut dengan sebuah damtruk ke Kantor pusat perusahaan BBM milik Metro Mas yang juga bagian dari PT.Bersama Pangkalan Bun. (Memet/One)

TINGGALKAN KOMENTAR