Investor Asal India Akan Bangun Pabrik Gula di Barsel

0
656

IMG-20180209-WA0071 Iklan mobil Anzon

Kobar News, Buntok – Dibawah kepemimpinan Bupati Barito Selatan (Barsel), Ir.H.Eddy Raya Syamsuri yang belum genap setahun usai bulan Mei 2017 dilantik bersama Tatiek Satya Djudir telah mampu berbuat banyak perubahan dari segi pembangunan yang nyata untuk masyarakat Barsel.

Kali ini pihak investor asal India, Raj Kumar yang juga merupakan keponakan dari Perdana Menteri India sengaja mendatangi Pemerintah Kabupaten Barsel guna itikad baik sang investor terhadap Barsel kedepan.

IMG-20180209-WA0073 IMG-20180106-WA0109

Langsung disambut oleh Bupati Barsel, Eddy Raya dan ditemani sang Wakil Bupati, Tatiek Djudir dalam pertemuan tersebut membicarakan keinginan Raj Kumar berinvestasi dibidang pabrik pengolahan tebu dan gula di bumi Dahani Dahanai Tuntung Tulus, Kabupaten Barsel.

Bak gayung bersambut, Bupati Barsel yang mengharapkan perubahan untuk rakyat Barsel pun akan berusaha semaksimal mungkin memberikan kesempatan kepada calon investor yang dikenal dengan perusahaan Sudevam Group tersebut kedepannya.

Logo Sudarsono

Ketika dimintai keterangan dari awak media yang meliput, Eddy Raya mengungkapkan bahwa, “hal tersebut dilakukan sesuai dengan program Presiden RI, Joko Widodo yang direkomendasikan kementerian pertanian serta arahan Gubernur Kalteng, H.Sugianto Sabran untuk pengembangan lahan perkebunan tebu dan pabrik gula di daerah Kalimantan, khususnya Kalimantan Tengah (Kalteng).”

“Rencananya, pihak investor akan menanamkan investasinya untuk pabrik gula di Daerah Aliran Sungai (DAS) Barito”, tambah Eddy Raya.

Investor asal India bersama rombongan ini rencananya akan mendirikan pabrik gula dibeberapa wilayah kecamatan di Barsel, diantaranya didaerah dusun selatan, karau kuala dan kecamatan Jenamas.

logo Surya Katingan

Sekitar 150 ribu hektar lebih nantinya diperlukan oleh para investor dengan sebaran di daerah Kabupaten Barito Timur, Barito Selatan, Barito Utara dan Kapuas. Dimana Barsel sendiri akan diperlukan luasan lahan sebanyak kurang lebih 30 hingga 40 ribu hektar dan Sekitar 200 hektar lahan nantinya untuk per 1 pabrik untuk 3 pabrik akan di bangun di Barsel.

Secara keseluruhan, investor akan menginvestasikan sebanyak 9 triliun rupiah dengan membutuhkan tenaga kerja sejumlah 150 rb hingga 170 ribu orang yang kedepannya akan berkerja diberbagai sektor tersebut.

Iklan Alat Vital 2

Eddy Raya menambahkan bahwa “Yang paling terpenting adalah pihak perusahaan akan mendirikan rencana besarnya yakni pembangkit tenaga listrik dengan memanfaatkan sisa limbah dari daun tebu agar limbah yang dihasilkan oleh pabrik tidak akan mencemari lingkungan di Kabupaten Barsel”, Senin (12/1).

Eddy berharap penuh dukunga. masyarakat Barsel agar rencana dan program ini dapat terlaksana dengan baik dan lancar untuk membantu meningkatkan pendapatan asli daerah untuk kesejahteraan masyarakat Barsel khususnya dan Kalteng pada umumnya. (ATT/One)

TINGGALKAN KOMENTAR