Wakil Bupati Minta Doa Warga NU Untuk Kemajuan Kobar

0
506

IMG-20180106-WA0109

Kobar News, Pangkalan Bun – Warga Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) menggelar Maulid Nabi Muhammad SAW, Minggu (07/01) di Gedung NU Kobar Jalan Diponegoro Pangkalan Bun, sekaligus mendoakan Kabupaten Kobar menjadi daerah yang aman, tentram dan rakyatnya sejahtera.

Permohonan doa tersebut bagian dari permohonan Wakil Bupati Kobar, Ahmadi Riansyah dalam sambutannya dihadapan warga NU Kobar saat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, dan meminta doa agar perjalanan kinerja Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Kobar menjadi lancar hingga lima tahun mendatang.

“Kami memohon doa dari warga Nahdiyin agar kami (Nurani) dalam menjalankan tugas ini diberikan kemudahan, dan kesuksesan dalam lima tahun mendatang, dan kita sama-sama membangun daerah Kobar ini,” ujar Ahmadi Riansyah, yang juga didengar oleh Mantan Bupati Kobar dua periode, yang juga Ketua PC NU Kobar, DR.H.Ujang Iskandar,ST.,M.Si.

Wakil Bupati Kobar termuda se Kalteng ini juga memotovasi dan mengapresiasi atas kehadiran Organisasi Islam terbesar ini (NU), yang telah memposisikan diri dalam menetralisir wilayah Kobar, yang berpotensi besar untuk dimanfaatkan oleh sekelompok keinginan mengganggu Keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

IMG-20171203-WA0006

Menurutnya NU sekarang ini bukanlah organisasi Islam orang tua, tapi telah terlihat justru telah banyak merekrut generasi muda, dan kedepan akan meneruskan perjuangan para penerus kita, karena bagaimanapun yang turut berjuang dalam meraih kemerdekaan itu, salah satunya NU.

Ahmadi Riansyah juga berjanji, dirinya akan membumikan NU di Kobar ini, dan organisasi massa lainnya, karena dirinya ingin selalu dekat dengan warga yang ia pimpin, salah satunya NU itu sendiri.

Sementara itu, Ketua PC NU Kobar, H.Ujang Iskandar, akan terus membina warga NU Kobar akan selalu berkibar, dan menyatakan kalau kegiatan ini merupakan rutin kegiatan NU, dengan kegiatan ini akan menangkal berbagai paham yang dapat merusak Islam dan memecah belah Negara Kesatuan Republik Indonesia. (One)

Iklan mobil Anzon

 

TINGGALKAN KOMENTAR