Penumpang Bis Terpaksa Dilansir, Dampak Jembatan Rungau Ambruk

0
1752

Iklan Natal Anzon

Kobar News, Rangau Raya – Dampak dari ambruknya Jembatan Sei Rangau Desa Rangau Raya Kecamatan Danau Seluluk Kabupaten Seruyan, Sabtu dini hari (30/12), akses jalan trans Kalimantan terganggu, penumpang angkutan umum terpaksa harus berjalan kaki menuju angkutan umum lainnya.

Perusahaan angkutan umum seperti Bis yang biasa membawa penumpang dari Pangkalan Bun tujuan Sampit, Palangka Raya dan Banjarmasin, sebaliknya, terpaksa harus melansir penumpangnya, bis cadangan telah menunggu penungpang dari arah yang berlawanan.

Natal Best

Seperti terjadi, Sabtu siang (30/12) tadi, puluhan penumpang Bis PO Yessoe harus menurunkan penumpang sebelum jembatan Sei Rungau yang ambruk tersebut, berjalan kaki menyeberangi pada jembatan tersebut dengan rasa was was, dan kembali masuk pada bis perusahaan yang sama.

Penumpang bis Yessoe, warga Pangkalan Bun, Anto yang ingin melewati malam pergantian tahun di Kota Cantik Palangka Raya, mengatakan kalau kepergiannya menggunakan bis ini cukup unik sekaligus melelahkan, dengan harus berjalan kaki dengan membawa tas, serta menuntun istrinya.

Natal BGA

“Sebetulnya saya cape dan ngeri bila berjalan di atas jembatan yang ambruk ini, dan saya saat melintasi jembatan ini sambil berdoa, mudahan tidak runtuh disaat melintasinya,” ujar Anto.

Dirinya mewakili puluhan penumpang, berharap agar pemerintah proaktif dan tanggap agar jalan ini segera fungsional, sehingga pengguna jalan tidak lagi sambil berjalan seperti yang ai alami saat ini.

Iklan Natal Korindo

Kepala Desa Rungau Raya, Rudi Hartono, kepada Kobar News mengatakan kalau dirinya telah proaktif dalam pengalihan lintasan jalan ini, dan dirinya telah berkoordinasi dengan PT.Sinar Mas untuk menggunakan jalan perusahaan sebagai jalan alternatif sementara, dan dirinya mengusulkan untuk membuat jalan titian bagi kendaraan roda dua di jalan yang ambruk tersebut. (One)

Natal AAL1Iklan Natal Kardiynto

TINGGALKAN KOMENTAR