Eddy Raya : Insya Allah, Barsel Akan Panen Tebu

0
935

IMG-20171117-WA0054

Kobar News, Palangka Raya –
Kabupaten Barito Selatan (Barsel) dibawah kepemimpinan Ir.H.Eddy Raya Syamsuri berhasil mengangkat keberadaan Kabupaten Barsel ditingkat Nasional dalam pengembangan sektor Pertanian Tebu kedepan.

Di tengah persiapan Kalimantan Tengah (Kalteng) untuk lahan seluas 300 ribu hektare di tiga daerah potensial pertanian padi organik yakni Kabupaten Kapuas dengan 191.027 haktere, di Kabupaten Pulang Pisau dengan 100.565 haktare dan Kota Palangka Raya seluas 6.408 haktere.

Anzon

“Kalteng juga disiapkan untuk pengembangan komoditas tebu di Kabupaten Barsel dan Barito Utara seluas 273.287 hektare,” ucap Gubernur Sugianto Sabran dalam Rapat Koordinasi bersama Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman dan anggota Komisi IV DPR RI Hamdhani, di Aula Jayang Tingang, Palangka Raya, Senin lalu (13/11).

“Pengembangan pertanian terpadu ini akan diperlukan investasi Rp15,62 triliun. Dana tersebut diperuntukkan dalam pengembangan infrastruktur akses jalan, jaringan pengairan, sarana prasarana penunjang serta alat mesin pertanian (alsintan),” tambah Gubernur Kalteng.

Dirinya juga mengungkapkan bahwa urusan lahan sudah selesai dipetakan sesuai arahan Mentan, Amran saat kunjungannya ke Kalteng sebelumnya.

Iklan Nam Air

Di antara yang difokuskan dalam program pertanian di Kalteng ini adalah pertanian padi organik, tebu, dan singkong, tambah H. Sugianto Sabran.

Sementara itu, Ir.H.Eddy Raya Syamsuri yang menyambut baik karena Kabupaten Barsel juga turut ambil bagian dalm pengembangan sektor pertanian Kalteng dan nasional ketika diwawancarai Kobar News mengungkapkan bahwa kami ucapkan terimaksih sebesar-besarnya atas dukungan Pemerintah Provinsi Kalteng khususnya Gubernur Kalteng, H.Sugianto Sabran terhadap daerah Kabupaten / Kota yang sangat luar biasa melihat potensi daerah terutama Kabupaten Barsel, juga dukungan Mentan terhadap Kabupaten Barsel.

“Potensial pengembangan pertanian tebu di Barsel ini insya Allah sudah kita siapkan. Mudah-mudahan potensial pertanian Komoditas tebu di Barsel ini nantinya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Barsel khususnya dan mengangkat Kalteng dimata nasional hingga internasional terhadap pengembangan pertanian tebu di daerah kami ini kedepannya.

Kedatangan Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman di Kalteng kemarin untuk menegaskan kesepakatan dengan sejumlah kepala daerah tentang target 300 ribu hektar pertanian padi organik, dan 100 ribu hektar pertanian jagung.

“Dulu kita impor jagung, sekarang sudah swasembada. Bahkan sudah ekspor. Permintaan banyak, tidak usah khawatir tidak ada pembeli. Kita harus genjot perluasan lahan, bibit sudah kita siapkan, juga pupuknya, tinggal berapa kebutuhan yang diinginkan kita kirim,” ucap Mentan dalam pidatonya. (ATT/One)

Iklan Soho Farma

TINGGALKAN KOMENTAR