Seorang Gangguan Mental Tewas Terlindas Truk

0
1248

Anzon

Kobar News, Pangkalan Bun – Sungguh malang nasib Mr X, yang diketahui mengalami gangguan mental, nasibnya tewas terlindas truk, Senin (13/11) Sekitar Pukul 12.10 WIB di Jalan Pasanah, depan Show room Gajah Mada Motor, Kelurahan Sidorejo Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah.

Mr X yang hingga kini belum diketahui identitas dan keluarganya ini terlindas kendaraan roda enam Jenis Mitsubishi Light Truk Dump warna kuning Nomor register KH 8845 GN, saat dirinya berjalan kaki.

Kapolres Kobar, AKBP Pria Premos melalui Kasat lantas Polres Kobar, AKP Asdini Pratama Putra mengatakan bahwa kejadian itu bermula sewaktu kendaraan roda enam jenis Mitsubishi  Light Truck dump  warna kuning  Noreg KH 8845 GN yang dikemudikan Mulya Utama, berjalan dari arah bundaran SMA Negeri 2 menuju arah simpang Jalan Ratu Mangku, sesampainya di Jalan Pasanah depan Show Room Gajah Mada, saat bersamaan ada pejalan kaki atas nama Mrs. X yang diduga mengalami gangguan mental berjalan menyeberang dari arah show room Gajah Mada menuju Jalan Rambutan, karena jarak yang terlalu dekat sehingga terjadi tabrakan.

Iklan Nam Air

“Atas kejadian tersebut mengakibatkan pejalan kaki Mr. X mengalami luka memar di dada dan meninggal dunia saat mendapat perawatan di Rumah Sakit Pangkalan Bun,” jelas AKP Asdini Pratama Putra, Senin (13/11) melalui pesan singkat Whatsapp.

Dengan adanya informasi kejadian kecelakaan lalu lintas, Anggota Satlantas Polres Kobar, langsung mendatangi TKP, mendata Korban, mengumpulkan keterangan saksi, mengamankan barang bukti dan melaksanakan Penyidikan, papar Asdini.

Kemudian, lanjut AKP Asdini, Ancaman sanksi pidana untuk pengemudi kendaraan bermotor penyebab kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan korban meninggal dunia adalah pidana penjara paling lama 6 Tahun dan atau denda paling banyak Rp 12.000.000, sesuai Pasal 310 ayat (4) UU No.22 Tahun 2009.

UNIHEALTH2

Saat ini jenazah korban Mr.X ada di kamar Jenazah RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun, sambil menunggu keluarga korban, namun sampai saat ini keluarga korban Mr X, hingga malam ini belum ada yang datang atau mengakuinya

Dan setelah koordinasi dengan pemilk unit truk, pihaknya mau membiayai pemakaman yang dilakukan pihak RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun, namun berbagai pihak berharap apabila ada warga yang merasa kehilangan anggota keluarganya, dengan ciri-ciri adanya penyakit kelemahan mental, untuk segera datang ke RSUD sebelum dimakamkan. (One)

Re Iklan iZaura

TINGGALKAN KOMENTAR