Pabrik Jagung Dialih Fungsi Sebagai Terminal Sementara Bongkar Muat Barang

0
644
Bupati Kobar, Hj.Nurhidayah mendapatkan penjelasan dari Perwakilan Dishub Kobar, Muhammad Rizali terkait penggunaan eks Pabrik Jagung menjadi terminal sementara bongkar muat

Iklan Nam Air

Kobar News, Pangkalan Bun – Pabrik Jagung PD Agrotama Mandiri Kotawaringin Barat (Kobar), Sejak Minggu malam (05/11) telah beralih fungsi sementara sebagai terminal bongkar muat barang dari dan ke Truk fuso yang datang turun dari kapal yang datang dari Pulau jawa, lantaran sudah lama mengganggu lalu lintas bila ada bongkar muat di pinggir jalan.

Bupati Kobar, Hj.Nurhidayah yang didampingi Kepala Dinas PUPR Kobar, Agus Yuwono dan Perwakilan Dishub Kobar, meninjau eks Pabrik Jagung yang berada di Jalan Utama Pasir Panjang, serta melihat fasilitas yang masih tersedia di pabrik tersebut.

Menurut Bupati Kobar, Hj.Nurhidayah, bahwa sejak saat ini tidak ada lagi bongkar muat barang di pinggir jalan, yang dilihatnya mengganggu lajur lalu lintas, dan dipindahkan ke eks pabrik jagung ini.

Anzon

“Saya minta kepada seluruh dinas terkait untuk membenahi tempat yang akan dijadikan terminal bongkar muat sementara ini, kalau jembatan timbang bekas pabrik jagung tolong dirapikan, dan lengkapi dengan komputernya, bila rusak segera diperbaiki atau diganti,” pinta Bupati Kobar kepada Dinas Perhubungan.

Begitu pula permintaan kepada Kadis PUPR, Agus Yuwono, untuk membersihkan lokasi tersebut dan akses jalan didaerah tersebut segera dilatrit atau diperbaiki, sehingga betul betul bisa dinikmati pengguna terminal sementara bongkar muat barang ini.

Pemkab Kobar sendiri, sebagaimana yang dikatakan Bupati Kobar, bahwa ketersediaan lahan di eks Pabrik Agrotama Mandiri ini seluas 12 hektar, dan untuk terminal sendiri disiapkan seluas 5 hektar, serta meminta harus ada petugas yang standbay di lokasi ini, dan kedepan tengah dipersiapkan terminal bongkar muat yang menelan biaya 160 miliar rupiah dan dikerjakan dalam beberapa tahun anggaran. (One)

IMG-20171012-WA0106

TINGGALKAN KOMENTAR