Pra Munas Alim Ulama dan Konferensi Besar NU 2017 di Palangka Raya

0
1250
Wagub Kalteng, Habib H Said Ismail saat membuka bersama kegiatan Munas Alim Ulama bersama Walikota Palangka Raya H.M Riban Satia. (08/10)

IMG-20171004-WA0099 IMG-20171004-WA0106

Kobar News, Palangka Raya – Pra Musyawarah Nasional (Munas) dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama (NU) menjadikan moment kebangkitan NU, Minggu pagi (08/10) digelar di Palangka Raya Kalteng.

Ketua NU Kalteng, Habib H. Said Fauzy dalam sambutannya sangat bersyukur atas terselenggranya kegiatan ini, dan hal ini merupakan keperecayaan besar bagi rakyat Kalteng umumnya, dan khususnya kaum nahdiyin.

Kegiatan ini bertemakan Kesenjangan Sosial dan Penguatan Ekonomi Warga, menjadikan warga NU yang lebih baik dibidang ekonomi, terutama ekonomi kerakyatan, dan dapat mengurangi angka kemiskinan, ujar Habib H.Said Fauzy.

IMG-20171004-WA0108 IMG-20171004-WA0107 IMG-20171004-WA0104

Ketua NU Pusat, KH. Said Aqil Siroj dalam sambutannya mengatakan bahwa NU merupakan bagian dari bangsa, warga NU dipastikan sangat nasionalis, tidak perlu meragukan kesetiaan warga NU kepada negara. Pernyataan Ketua NU pusat tersebut sontak disambut tepuk tangan meriah oleh hadirin.

Dalam kegiatan ini Said Aqil mengharapkan jangan sampai kita memikirkan diri sendiri. Kita harus kuat dalam segala aspek, jangan sampai kita meninggalkan generasi yang akan datang. Anak cucu kita harus kuat menghadapi tantangan kehidupan dimasa yang akan datang menuju yang lebih baik lagi.

“Mudah – mudahan musyawarah ini dapat menjadi masukan untuk tingkat pusat dan berkah untuk masyarakat banyak,” ujarnya.

IMG-20171003-WA0207 IMG-20171003-WA0206 IKlan HUT Kobar Korindo1

Pengurus besar NU, prof DR KH Ma’ruf Amin mengatakan bahwa perbaikan ekonomi rakyat diharapkan kuat dan menghindari kesenjangan sosial. Insya Allah jika kita masih berpegang teguh kepada Allah SWt maka kehidupan kita akan mendapat ridho yang Maha Kuasa.

Sementara itu, Wakil Gubernur Kalteng, Habib H. Ismail Balghaist dalam sambutannya mengungkapkan bahwa Kalteng merupakan daerah yang memiliki rasa toleransi yang tinggi, oleh karena itu, siapapun kita yang hidup di Kalteng harus menjunjung tinggi nilai-nilai budaya dan kearifan lokal daerah serta saling menjaga keberagaman agar masyarakat kita selalu mendapat Berkah dari Allah SW di Bumi Tambun Bungai, Bumi Pancasila Kalimantan Tengah kita tercinta. (ATT/One)

iKLAN 1-2 Re Iklan iZaura

TINGGALKAN KOMENTAR