DPD AMPG Kalteng Nobar Film G 30 S PKI

0
949
Suasana Nobar film G 30 S PKI di halaman kantor DPD Partai Golkar Kalteng (30/09)

iKLAN 1-2

Kobar News, Palangka Raya – Ratusan masyarakat kota Palangka Raya hadiri pemutaran Film G 30 S PKI yang berlangsung di halaman gedung Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) Kalteng, Sabtu malam (30/09) Jalan Imam Bonjol Palangka Raya.

Antusias masyarakat menyaksikan film yang sangat bersejarah ini dilakukan dalam rangka memperingati hari gugurnya para pahlawan dalam gerakan yang dinamakan G 30 S PKI pada 30 September 1965 sekaligus keesokan harinya kita bersama memperingati hari kesaktian Pancasila, ucap Wahid Yusuf SH, Ketua AMPG Kalteng.

Hadir dalam pemutaran film tersebut diantaranya, Fairid Naparin SE, selaku Bendahara umum DPD Partai Golkar Kalteng serta pengurus DPD Partai Golkar Kalteng seperti Subandi S.Sos, Ibnu Hadid GP, Wahid Yusuf SH (Ketua Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG Kalteng) dan Ketua DPRD Pulang Pisau, Maruwardi.

Acara pemutaran film G 30 S PKI ini diselenggarakan oleh pengurus AMPG Kalteng dengan tujuan bagaimana kita memberitahu bahwa sejarah yang terjadi di Indonesia yaitu pemerontakan partai Komunis Indonesia (PKI), dimana disitu memang kita tanamkan kembali rasa nasionalisme terhadap negara Indonesia karena saat ini kita lihat sendiri rasa itu sedikit memudar, ucap Wahid Yusuf ketika diwawancarai awak media usai nonton bareng masyarakat Kota Palangka Raya.

Sementara itu Daduk Andriyanto SE. Ak selaku sekretaris DPD AMPG Kalteng menambahkan bahwa kita mempunyai tanggung jawab besar membina generasi muda apalagi generasi penerus bangsa dimana nilai – nilai Pancasila sudah mulai terkikis, landasan Pancasila sudah mulai hilang, maka dari itu kita sangat mendukung Kobar (Nonton Bareng) pada saat ini supaya bangkit kembali rasa nasionalisme, rasa kebangsaan serta Pancasila dan NKRI harga mati.

Dimana situasi dan kondisi politik maupun situasi dan kondisi yang ada saat terakhir ini, jiwa Pancasila kita sudah mulai hilang. Maka dari itu kita merasa mempunyai kewajiban yang besar untuk membangkitkan serta memodali anak-anak bangsa, pungkas Daduk. (ATT/One)

Re Iklan iZaura

TINGGALKAN KOMENTAR