Bupati Kobar dan Kepala SOPD Kompak Ajukan Penangguhan Penahanan

0
1201
Kepala SOPD Kobar secara bergiliran membbuhkan tandatangan memohon penangguhan penahanan terhadap rekannya ASN yang tersandung hukum karena mempertahankan aset daerah kepada Kejati Kalteng

iKLAN 1-2

Kobar News, Pangkalan Bun – Bupati Kotawaringin Barat, Hj.Nurhidayah melayangkan surat permohonan penangguhan penahanan terhadap empat orang Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Pemeintah Kabupaten Kotawaringin Barat yang tersandung hukum yang kini telah menjadi penyidikan Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah dengan menyandang status tersangka yang telah dilimpahkan dari Polda Kalteng.

Keempat orang tersebut, yakni Ir.AY dan Ir.RP, keduanya merupakan mantan Kadis Pertanian dan Peternakan Kotawaringin Barat yang kini berubah nama menjadi Dinas Pertanian, Perkebunan dan Holtikultura Kotawaringin Barat, dan Mantan Sekretaris Pertanian dan Peternakan LUK dan stafnya MK. Sedangkan Ir.AY kini telah menjadi Kadisnakertrans Kobar dan Ir.RP menjadi Kadis Peternakan dan Kesehatan Hewan Kobar.

Semuanya telah berjuang mempertahankan aset Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat atas gugatan yang dilayangkan Ahli Waris dari Brata Ruswanda yang merupakan Kepala Dinas Pertanian Kobar yang pertama sekitar Tahun 1970-an. Dan berakhir dengan putusan Mahkamah Agung Nomor 3120 K/PDT/2014 dengan amar putusannya Menolak Permohonan Kasasi dari pemohon kasasi dari Ahli Waris Brata Ruswanda sebanyak 10 orang atau dimenangkan oleh Pemkab Kobar.

Tidak puas atas putusan Mahkamah Agung Nomor 3120 K/PDT/2014, dari urusan perdata kini beralih keurusan pidana, yang diduga telah memalsukan dokumen dan berdampak dipidanakannya keempat ASN tersebut.

Bupati Kobar dan Kepala Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) Kobar, menyatakan sikap simpatik dengan membubuhkan tanda tangan untuk memita penangguhan penahanan kepada Kejaksaan Tinggi kalimantan Tengah.

“Kami menjamin bahwa keempat ASN itu tidak akan melarikan diri, tidak akan merusak atau menghilangkan barang bukti, dan akan memenuhi syarat dan ketentuan yang ada sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ujar Bupati Kobar dihadapaan awak media yang ada di Kobar.

Dan yakin saja, apa yang kami sampaikan dapat dipertanggungjawabkan, lagi pula mereka juga mempunyai keluarga dan tanggung jawabnya sebagai kepala SOPD dan ASN, Pungkasnya. (One)

benner 2

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR