Bupati Kobar Mengupayakan Penangguhan Penahanan

0
926

iKLAN 1-2

Kobar News, Pangkalan Bun – Terkait diamankannya empat pejabat di lingkup Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat, Bupati Kobar, Hj Nurhidayah menyatakan bahwa pihaknya sedang mengupayakan penangguhan penahanan untuk mereka. Permohonan penangguhan penahanan akan segera disampaikan ke Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah (Polda Kalteng).

“Jadi dalam hal ini pemerintah daerah masih mengupayakan untuk penangguhan penahanan terhadap kadis dan staf yang jadi tersangka,” kata Bupati, saat dimintai konfirmasi Sabtu (23/9/2017).

Lebih lanjut Bupati mengatakan, diamankannya dua Kadis, yaitu AY yang saat ini menjabat Kadisnakertras Kobar, dan RP yang menjabat Kadis Peternakan Kobar serta dua ASN lainnya adalah karena aset lahan pertanian yang kasusnya sudah berjalan hampir 4 tahun belakangan. “Pemerintah daerah juga akan melakukan upaya pendampingan hukum,” imbuh Bupati.

Sekedar diketahui, dua kepala dinas (Kadis) di Kabupaten Kobar diamankan aparat Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah (Polda Kalteng), Jum’at (22/9/2017) malam. Keduanya adalah AY dan RP, mantan Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kobar, atau yang saat ini berubah nama menjadi Dinas Pertanian dan Perkebunan dan Holtikultura (DPPH) Kobar. Saat ini AY menjabat Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kobar, dan RP menjabat sebagai Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kobar. Selain mereka, juga ada dua ASN lainnya yaitu LU dan MK. (Gza/One)

TINGGALKAN KOMENTAR