Jangan Gunakan Plastik Hitam Untuk Bungkus Daging Kurban

0
973

 

Kobar News, Pangkalan Bun – Jelang perayaan hari raya Idul Adha pada Jumat, 1 September mendatang, yang selalu identik dengan pelaksanaan kurban bagi yang mampu. Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, menghimbau agar masyarakat tidak menggunakan plastik berwarna hitam untuk membungkus daging kurban yang dibagikan kepada warga usai disembelih.

Hal ini untuk mencegah timbulnya bakteri yang dapat merusak kesegaran daging kurban, sehingga menjadi tidak sehat dan menimbulkan penyakit.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Rosehan Pribadi mengatakan, petugas dari Dinas Peternakan akan mengawasi kelompok-kelompok penyelangara kurban di Kobar, agar menggunakan plastik berwarna lain selain warna hitam untuk membungkus daging hasil kurban mereka, guna memastikan jaminan daging tersebut tetap segar dan sehat hinga sampai ke tangan-tangan para penerimanya.

“Disarankan untuk tidak menggunakan plastik warna hitam sesuai dengan saran dari Kementerian Lingkungan Hidup, yang menganjurkan agar lebih memilih plastik berwarna bening, transparan, atau warna lainnya selain hitam,” ujar Rosehan, saat dikonfirmasi awak media Kamis kemarin (24/08) pagi.

Ia menambahkan himbauan untuk tidak menggunakan plastik berwarna hitam pada saat membungkus daging hasil kurban dikhwatirkan karena proses yang terjadi pada plastik hitam tersebut yang berasal dari daur ulang (limbah), sehingga rawan terkontaminasi dengan daging segar dan membuatnya jadi tidak sehat lagi.

Himbauan ini diharapkan dipatuhi seluruh masyarakat khususnya warga Kobar, mengingat daging segar sangat mudah terkontaminasi bakteri terlebih pada plastik yang mengandung zat kimia berbahaya bagi kesehatan. (Igo/One)

TINGGALKAN KOMENTAR