Terjadi Pembalakan Liar Di Hutan Adat Desa Benakitan Lamandau

0
1641

iKLAN 1-2Re Iklan iZaura

Kobar News, Nanga Bulik – Hutan Adat Desa Benakitan Kecamatan Batang Kawa Kabupaten Lamandau, dalam setahun ini terus tergerus keberadaannya oleh pembalakan liar, dan terkesan dibiarkan oleh kepala desa setempat.

Demikian diungkapkan warga Desa Benakitan yang berinisial MK kepada Kobar News melalui pesan singkat Whatsapp (WA)

Menurut MK, Selama setahun ini penebangan terhadap Hutan Adat sudah terjadi pembiaran, dan kayu yang ditebang itu adalah kayu ulin yang diberi gelar Bulin Kayu Haji.

“Hutan adat ini tengah kami pertahankan keberadaannya sebagai aset desa untuk pelestarian alam,” ujar MK yang juga membenarkan melalui sambungan selular.

MK sendiri menurut pengakuannya telah menemui kepaka desa, kenapa telah mengeluarkan ijin, namun kepala desa tidak mengakui telah keluarkan ijin apapun dan  bahkan tidak mengetahui terjadinya pembalakan tersebut.

Desakan warga melalui kepala adat, untuk menghentikan pembalakan liar di hutan adat sudah dilakukan, dan kepala desa sudah setuju kegiatan tersebut ditutup. Tapi sampai saat ini kepala desa tetap membiarkan kegiatan pembalakan hutan adat.

Didalam hutan adat tersebut terdapat kayu Bulin bergelar Bulin Kayu Haji adalah gelar kayu terkuat ini, bulin kayu haji punya tata nilai sangat tinggi dalam adat budaya dayak. Hutan adat Hulu benakitan di tumbuhi kayu Tapang, Tengkawang, Meranti, Keruing, Bangkirai dan satwa seperti Kanar atau Orangutan. Harapan kami sebagai warga negara harapkan ada pihak pihak yg peduli atas tetap lestarinya hutan, papar MK

Terjadinya pelanggaran Hutan Adat ini, harus ada Kamuh adat (langkah lampat titi tinyak) karena tidak hargai adat dan kepala adat.

Duluan labuh dudi bapadah. Keberatan lainnya; Merusak tanah bagana batu bahiyakng, tanah tompat adat basa, tompat baburu babuakng, baramu barusah. Kamuh ini baru sebatas wewenang mantir adat. belum diadukan ke Domang karena mantir adat masih menunggu sesuai pengakuan pelaku kepada mantir adat, pungkas MK. (One)

 

benner 2

TINGGALKAN KOMENTAR