Hamdhani Ungkap Penyelundupan Flora dan Fauna Ada Jaringan Internasional

0
519
Foto Bersama Hamdhani Anggota DPR RI dan Delegasi AIPA pada Rapat Kaukus Ke-9

Re Iklan iZaura iKLAN 1-2

Kobar News,  Jakarta – Anggota Badan Kerjasama Antar Parlemen DPR RI, H.Hamdhani saat pidatonya dihadapan ASEAN Inter-Parlementary Assembly (AIPA) Caucus Meeting di hari ketiga, Rabu kemarin (20/07), mengungkapkan adanya penyelundupan hewan dan tumbuhan yang dilindungi karena adanya jaringan internasional yang memiliki jaringan yang luas.

Hamdhani yang juga anggota Komisi IV DPR RI Dapil Kalimantan Tengah, di saat Sidang AIPA IX dengan 10 Negara ASEAN, mengemukakan bahwa penyelundupan ini dilakukan oleh aparat nakal dan kategori Trans National Criminal dan meminta agar AIPA harus proaktif sebagaimana tertuang dalam resolusi Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora (CITES) di Sumatera Utara.

“Perlindungan hewan dan tumbuhan yang dilindungi harus diperkuat negara anggota ASEAN melalui pemerintah negara masing-masing untuk serius dan konsisten menerapkan semua yang tertuang dalam Resolusi CITES,” ujar Hamdhani.

Hamdhani sendiri juga mengungkapkan beberapa hewan liar di Indonesia yang harus dilindungi karena rawan diselundupkan, seperti Orangutan, Gajah, Trenggiling, Kepiting Belangka, Lobster Larvae, Lobster Karang, Tapir, Beruang, Burung Hantu, Burung Nuri, Burung Elang Jawa, dan Harimau.

Dirinya melalui Rapat kaukus Ke-9 AIPA ini, mendesak pemimpin ASEAN dan AIPA untuk mengintensifkan secara bersama dalam menghentikan kejahatan terhadap penuelundupan hewan dan tumbuhan yang dilindungi, sebagai perlindungan, pelestarian dan konservasi. (One)

benner 2 2017-04-04 10.38.54

TINGGALKAN KOMENTAR