Horeee….!!! Bantuan Sosial Non Tunai PKH Tahap I Disalurkan

0
866
Farid Wajri dari Dinas Sosial Provinsi Kalteng saat memberikan bantuan kepada warga Kelurahan Kereng Bangkirai (20/6)

Iklan KadinBEST RAMADHAN 1

Kobar News. Palangka Raya – Registrasi dan penyaluran bantuan sosial non tunai Program Keluarga Harapan (PKH) Tahap I kecamatan Sebangan Tahun 2017 berjalan sukses dan lancar, Selasa (20/6) Kantor Kelurahan Kereng Bangkirai, kecamatan Sebangau Kota Palangka Raya di Jalan Mangku Raya.

Kepala Dinas Sosial, Drs Suhaim melalui Kepala Bidang Perlindungan Dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Provinsi Kalteng, Farid Wajdi usai kegiatan penyaluran bantuan mengatakan kepada Kobar News bahwa hari ini penyaluran yang kedua setelah di kelurahan Bukit Batu sebelumnya. Dan secara bersamaan hari ini juga disalurkan bantuan ini di kelurahan Pahandut, tambahnya.

ASTRA RAMADHAN 1 BGA RAMADHAN2

Bantuan program keluarga harapan (PKH) ini kan biasanya dsalurkan melalui Kantor Pos. Nah sekarang kita salurkan melalui Perbankan dalam hal ini BRI di kelurahan masing-masing yang ada di Kota Palangka Raya, ungkapnya.

Sebanyak 2336 masyarakat Kota Palangka Raya yang mendapatkan Program Keluarga Harapan untuk meraih keluarga sejahtera ini disalurkan oleh kementrian sosial RI. Penyaluran PKH I di dilakukan secara bertahap disalurkan BRI Unit, yakni BRI Unit RTA Milono, BRI unit Kota Palangka Raya, BRI unit Cilik Riwut dan BRI unit Tangkiling.

dprd RAMADHAN IMG-20170530-WA0030

Farid Wajdi mengungkapkan bahwa saluran bantuan sosial sebesar Rp.1.890.000,- dimana akan dilaksanakan dalam empat tahapan dan selalu didampingi para pendamping yang jumlah pendamping warga penerima program ini sebanyak 16 orang pendamping se Kota Palangka Raya. Dan masyarakat penerima bantuan PKH dalam empat tahap, Tahap pertama ini disalurkan Rp 500 ribu, tahap kedua Rp 500 ribu, tahap ketiga Rp 500 ribu dan tahap ke empat Rp 390 ribu.

Program Keluarga Harapan ini pada intinya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang mana peruntukannya diharapakan dapat memantu untuk kebutuhan menjelang hari raya Idul Fitri tahun 2017 serta kebutukan pangan untuk keluarganya atau anak-anaknya agar tingkat kesehatan mereka semakin baik.

IMG-20170527-WA0034IMG-20170610-WA0013

Ketika ditanya syarat warga penerima Program Keluarga Harapan, Farid mengatakan bahwa beberapa syarat diantara warga miskin ini salah satunya ada balita atau anak-anaknya untuk membeli kebutuhan susu anak maupun biaya keperluan sekolah anaknya hingga SMA. Makanya bantuan ini juga dinamakan bantuan tunai bersyarat. Kemudian ada komponen yang harus dipenuhi yakni, warga miskin penyandang disabilitas berat dan warga miskin yang lanjut usianya, ucapnya.

Masyarakat warga penerima bantuan ini, setelah sekian tahun dibantu dan telah meningkat kesejahteraannya yang di pantau oleh pendamping, maka bantuan ini akan dialihkan kepada warga miskin yang baru, pungkas Farid. (ATT/One)

 

TINGGALKAN KOMENTAR