Peringati Harlah Pancasila, Bupati Ingatkan Kodrat Bangsa

0
706

IMG-20170530-WA0030IMG-20170527-WA0034

Kobar News, Pangkalan Bun – Untuk pertama kalinya Peringatan Hari Lahir Pancasila diisi dengan kegiatan apel upacara yang digelar di seluruh Indonesia tak terkecuali di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar).

Peringatan hari Lahir Pancasila di Kobar, dipimpin langsung Oleh Bupati Kobar, Hj Nurhidayah, yang bertindak langsung sebagai Inspektur Upacara yang di gelar di halaman Kantor Bupati Kobar Kamis, (1/5) Pagi.

BEST RAMADHAN 1ASTRA RAMADHAN 1

Dalam sambutan Presiden RI, Ir. H. Joko Widodo, yang dibacakan oleh Bupati Kobar, Hj Nurhidayah pada peringatan hari lahir Pancasila di Kabupaten Kobar mengatakan, Adalah jiwa besar para founding fathers, para ulama dan pejuang kemerdekaan dari seluruh pelosok Nusantara sehingga kita bisa membangun kesepakatan bangsa yang mempersatukan kita.

“Harus diingat bahwa kodrat bangsa Indonesia adalah keberagaman. Takdir Tuhan untuk kita adalah keberagaman. Dari Sabang sampai Merauke adalah keberagaman. Dari Miangas sampai Rote adalah juga keberagaman. Berbagai etnis, bahasa, adat istiadat, agama, kepercayaan dan golongan bersatu padu membentuk Indonesia. Itulah kebhinneka tunggal ika-an kita,” kata Nurhidayah saat membacakan sambutan Presiden. saat peringatan hari lahir Pancasila.

BGA RAMADHAN2dprd RAMADHAN

Namun, lanjut Nurhidayah, kehidupan berbangsa dan bernegara kita sedang mengalami tantangan. Kebinekaan kita sedang diuji. Saat ini ada pandangan dan tindakan yang mengancam kebinekaan dan keikaan kita. Saat ini ada sikap tidak toleran yang mengusung ideologi selain Pancasila. Masalah ini semakin mencemaskan tatkala diperparah Oleh penyalahgunaan media sosial yang banyak menggaungkan hoax alias kabar bohong.

“Kita perlu belajar dari pengalaman buruk negara Iain yang dihantui oleh radikalisme, konflik sosial, terorisme dan perang saudara,” ujar Bupati.

iKLAN 1-2

Ia menambahkan, dengan Pancasila dan UUD 1945 dalam bingkai NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika, kita bisa terhindar dari masalah tersebut. Kita bisa hidup rukun dan bergotong royong untuk memajukan negeri. Dengan Pancasila, Indonesia adalah harapan dan rujukan masyarakat internasional untuk membangun dunia yang damai, adil dan makmur di tengah kemajemukan. (Igo/One).

benner 2

TINGGALKAN KOMENTAR